Ernando Ari Cedera, Persebaya Terancam Kehilangan Kiper Andalan di Piala Presiden 2022

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya harus kembali menerima kenyataan pahit dengan kehilangan kiper andalannya. Ernando Ari Sutaryadi sedang mengalami perawatan karena cedera bahu kanan yang dialaminya.

Kondisi tersebut terjadi setelah Ernando Ari pulang dari Timnas Indonesia U-23 yang berlaga di SEA Games 2021. Namanya juga telah dicoret oleh pelatih Shin Tae-yong untuk Kualifikasi Piala Asia 2023 yang dimulai pada 8 Juni 2022.

"Ketika adu penalti (melawan Malaysia), dia sudah sakit. Harusnya diistirahatkan demi karier pemain," kata pelatih kiper Persebaya Surabaya, Benyamin van Breukelen.

Cedera bahu kanan ini bukanlah kali pertama dialami oleh Ernando Ari Sutaryadi. Sebelumnya, dia juga mengalami hal serupa ketika membela Timnas Indonesia pada medio Agustus 2020.

"Ada kambuh lagi yang lama. Ini cedera karena penanganan yang salah dulu setelah operasi. Untuk Ernando, saat ini dia harus rajin penguatan di pundaknya. Harus tambah latihan sendiri," lanjut pelatih kiper Persebaya Surabaya yang karib disapa Benny itu.

 

 

Tetap Ikut ke Bandung

Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, saat melawan Bali United pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (25/3/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, saat melawan Bali United pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (25/3/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kondisi ini kemungkinan memaksa Ernando Ari absen dalam gelaran pramusim, terutama Piala Presiden 2022. Kiper berusia 20 tahun itu perlu penanganan agar cederanya segera pulih dan kembali bertanding.

Kendati demikian, Ernando Ari akan tetap dibawa ke Bandung ketika Persebaya Surabaya menjalani fase grup Piala Presiden 2022, di mana tim asuhan Aji Santoso itu tergabung di Grup C bersama Persib Bandung, Bali United, dan Bhayangkara FC.

Benny mengaku menghindari kemungkinan sang kiper mendapatkan perawatan yang kurang maksimal jika ditinggalkan di Surabaya.

"Agar fisiknya juga tidak tertinggal jauh. Cedera ada di tangannya, kakinya masih bisa untuk berlari," ucap Benny.

 

De Javu

Kiper Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi menendang bola saat melawan Borneo FC dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (04/09/2021). Persebaya kalah 1-3. (Foto: Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Kiper Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi menendang bola saat melawan Borneo FC dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (04/09/2021). Persebaya kalah 1-3. (Foto: Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Persebaya Surabaya pernah mengalami hal seperti ini pada musim lalu. Ketika itu, Satria Tama mengalami cedera lutut pada Agustus 2021.

Alhasil, dia pun harus absen selama semusim penuh dan tidak tampil di BRI Liga 1 2021/2022.

Beruntung, Satria Tama kini sudah pulih dan siap kembali mengawal gawang Persebaya. Selain itu, Bajul Ijo masih memiliki dua kiper muda lainnya, yaitu Andhika Ramadhani dan I Gede Dida, yang juga bisa diandalkan.

Semetnara itu, di sisi lain Ernando sebenarnya sedang diminati oleh klub kota kelahirannya, PSIS Semarang. Laskar Mahesa Jenar disebut siap menebus sang kiper yang masih memiliki kontrak dengan Persebaya.

Pembagian Grup Piala Presiden 2022

<p>Piala Presiden 2022 - Ilustrasi Logo Piala Presiden 2022 (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

Piala Presiden 2022 - Ilustrasi Logo Piala Presiden 2022 (Bola.com/Adreanus Titus)

  • Grup A (Solo): Persis Solo, PSIS Semarang, Dewa United, Persita Tangerang, PSS Sleman

  • Grup B (Samarinda): Borneo FC, Barito Putera, Persija Jakarta, RANS Cilegon FC, Madura United

  • Grup C (Bandung): Persib Bandung, Bhayangkara FC, Bali United, Persebaya Surabaya

  • Grup D (Malang): Arema FC, Persikabo 1973, PSM Makassar, Persik Kediri

Posisi Akhir Persebaya di BRI Liga 1 2021/2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel