Ernest Prakasa lebih nyaman di balik layar daripada jadi aktor

Imam Santoso

Ernest Prakasa mengaku lebih menikmati perannya sebagai penulis skenario dan sutradara dibanding menjadi aktor.

"Saya lebih menemukan passion di balik layar. Setelah menjalani profesi aktor itu, gue enggak enjoy," kata Ernest saat berbincang di Jakarta, Jumat (8/11).

Bagi sutradara "Cek Toko Sebelah" itu, kegiatannya sebagai aktor terjadi karena tidak sengaja. Saat itu, para komika atau pelawak tunggal mendapat tawaran untuk bermain film "Comic 8".

Baca juga: Trailer resmi "Imperfect" beri gambaran cerita yang lebih kompleks

Pemain film "Ngenest" itu mengatakan kemampuan aktingnya tidak akan mampu menandingi aktor seperti Reza Rahadian. Oleh karenanya, dia lebih memilih untuk mengasah kemampuannya dalam bidang lain.

"Kita harus fokus sama kekuatan kita. Daripada kita buang-buang waktu dan tenaga pada hal-hal yang kita tahu di situ kayaknya enggak bakal ke mana-mana lah karirnya. Jadi ya udah mediocre aja, lebih baik fokus pada sesuatu yang kelihatan bisa berkembang di sana," kata Ernest.

"Maksudnya, ya mungkin gue bisa menjalani itu. Bisa di level ketika penonton masih bisa nerima. Tapi secara enjoyment, gue lebih enjoy menulis sama direct," kata sutradara "Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan," itu.

Baca juga: "Imperfect" film Ernest dengan pemain terbanyak