Eropa Diprediksi Capai Herd Immunity COVID-19 pada Juli 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Paris - Komisaris Uni Eropa Thierry Breton menyatakan, Benua Biru dapat memiliki kekebalan kelompok atau herd immunity terhadap COVID-19 pada Juli 2021.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Senin (22/3/2021) hal itu ia yakini lantaran suntikan vaksin di Eropa.

Catatan optimisme datang bahkan ketika beberapa negara Eropa telah mulai memberlakukan kembali pembatasan karena mereka menghadapi infeksi virus Corona COVID-19 yang melonjak, dan setelah pesan yang beragam tentang keamanan vaksin itu sendiri.

"Mari kita ambil tanggal simbolis. Pada 14 Juli, kami memiliki kemungkinan mencapai kekebalan di seluruh benua," Thierry Breton.

"Kami berada di kandang sendiri, karena kami tahu bahwa untuk mengatasi pandemi ini hanya ada satu solusi: Vaksinasi. Vaksin sedang berdatangan," kata Komisaris Uni Eropa itu.

Lebih dari sepertiga populasi Prancis sekarang berada di bawah penguncian baru, sementara frustrasi atas pembatasan akibat virus meluas ke demonstrasi akhir pekan di Jerman, Amsterdam, Bulgaria, dan Swiss.

350 Juta Dosis untuk Eropa

Orang-orang menikmati cuaca hangat di Stockholm, Rabu (22/4/2020). Swedia belum memberlakukan lockdown, seperti mayoritas negara Eropa lainnya, namum pemerintah memberikan tanggung jawab besar kepada penduduknya untuk membantu mengurangi penyebaran virus corona. (Anders WIKLUND/TT NEWS AGENCY/AFP)
Orang-orang menikmati cuaca hangat di Stockholm, Rabu (22/4/2020). Swedia belum memberlakukan lockdown, seperti mayoritas negara Eropa lainnya, namum pemerintah memberikan tanggung jawab besar kepada penduduknya untuk membantu mengurangi penyebaran virus corona. (Anders WIKLUND/TT NEWS AGENCY/AFP)

Perjuangan Eropa untuk mencegah gelombang ketiga yang mematikan dari infeksi telah diperumit oleh pemberian vaksin yang tidak merata yang mencakup beberapa negara yang menghentikan sementara suntikan AstraZeneca sebagai tanggapan atas kasus-kasus pembekuan darah.

Kini, sebagian besar negara telah kembali menggunakan AstraZeneca setelah Badan Obat-obatan Eropa menganggapnya "aman dan efektif".

Tetapi AstraZeneca hanya mengirimkan 30 persen dari 90 juta dosis yang dijanjikan kepada UE untuk kuartal pertama.

Breton mengatakan, dia yakin lebih banyak vaksin akan segera tiba, dengan 300 hingga 350 juta dosis diperkirakan antara Maret dan Juni 2021.

Dia menambahkan bahwa 55 pabrik sekarang akan memproduksi vaksin di Eropa.

Saksikan Video Berikut Ini: