Es Krim yang Lezat Ini Terbuat dari Kulit Pisang

TEMPO.CO , Malang: Kulit pisang tak hanya menjadi sampah organik tak berguna. Di tangan mahasiswa jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang kulit pisang menjadi es krim lezat bergizi. Kreasi Sayyidah Anggun, Ratna Dumilah, Ichwal Januraga, dan Eygina Yesphine ini berawal dari tugas kuliah.

"Dipilih kulit pisang yang bersih dan segar," kata Sayyidah Anggun, Selasa, 5 Juni 2012. Pengolahannya, kulit pisang dibersihkan direbus bersama air gula dan dihaluskan. Lantas dicampur dengan adonan es krim dan diberi berbagai macam aneka rasa sesuai selera.

Terdapat berbagai varian rasa seperti cokelat, capuccino, vanila, dan stroberi. Namun, untuk produksi massal mereka terkendala bahan baku. Karena tak ada pasokan kulit pisang dalam jumlah besar. Selama ini, mereka mengumpulkan dari pedagang pisang goreng.

Siapa sangka ternyata vitamin kulit pisang lebih besar dibandingkan buah pisang. Antara lain kulit pisang mengandung vitamin A, B, C, protein, kalsium, dan lemak nabati yang cukup. Es krim kulit pisang dinobatkan sebagai produk unggulan Fakultas Pertanian 2010. "Setiap cup dijual Rp 3 ribu," katanya.

Awalnya, mereka merencanakan kulit pisang menjadi bahan baku tas. Namun, proses produksinya justru membutuhkan biaya besar. Serta waktu pengerjaan yang lama. Sehingga mereka beralih memanfaatkan menjadi es krim. "Produk mereka unik dan inovatif," kata dosen perencanaan bisnis Heru Santoso Hadi.

EKO WIDIANTO

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.