Espargaro Incar Kemenangan Pertama Bersama KTM

Muhamad Fadli
·Bacaan 2 menit

Setelah meraih podium ketiga di MotoGP Eropa, Espargaro naik ke urutan ketujuh dalam klasemen sementara MotoGP 2020. Ia pun berjarak 11 poin dari Franco Morbidelli dan Andrea Dovizioso. Tapi hanya unggul satu poin dari Takaaki Nakagami.

Merasa memiliki kecepatan yang bagus, Espargaro yakin bisa finis di podium tertinggi pada gelaran Grand prix Valencia.

Kepercayaan diri untuk meraih kemenangan sebenarnya sudah dimiliki Espargaro sejak awal musim ini. Terlebih dua rekannya di KTM, Brad Binder dan Miguel Oliveira, sudah lebih dulu merasakan manisnya finis di posisi pertama.

“Saya benar-benar tenang untuk mendapatkan kemenangan. Di Ceko, sebelum Johann Zarco memberikan tekanan, saya sedang berada di depan untuk memperebutkan kemenangan,” kata Espargaro.

“Di Austria II, saya kehilangan itu di tikungan terakhir. Pada balapan pertama di Austria, saya berada dalam bentuk terbaik. Tapi karena satu alasan, kami gagal menyelesaikan balapan.”

Baca Juga:

Espargaro Sadar Ada Risiko Besar Bergabung dengan Honda Espargaro puji race pace KTM

Mendapatkan kemenangan di atas RC16 yang telah dibangunnya hingga menjadi salah satu motor yang menakutkan di trek, akan terasa sempurna.

Itu juga akan meniadi perpisahan yang manis dengan KTM. Mengingat pabrikan asal Austria itu mendukung penuh apa pun yang dilakukan Espargaro.

“Tentu saja, saya sangat menginginkan kemenangan. Tapi saya merasa kami tidak memiliki peluang yang sama seperti yang kami miliki di trek lain,” kata Espargaro.

“Di Valencia berbeda dengan di Ceko dan Austria. Pada akhir pekan lalu saya benar-benar sudah mencapat batasnya. Saya tidak memiliki perasaan bisa menang,” kata Espargaro.

“Suzuki sangat cepat. Ketika mereka menekan, saya benar-benar mencapai batas, jadi saya hanya berusaha mengikuti mereka. Saya tak memiliki peluang sama sekali untuk menyalip mereka.”

Namun, Espargaro tak ingin menyerah begitu saja karena balapan di Valencia pada akhir pekan ini akan berjalan berbeda.

Terlebih cuaca yang lebih panas dan konsisten jika dibandingkan dengan balapan terakhir. Ini akan memudahkan pembalap mendapatkan lebih banyak data di kondisi trek kering dan memudahkan mereka dalam memilih ban.

“Bagaimanapun, saya akan terus berusaha untuk mendapatkan kemenangan pada akhir pekan ini dan juga di Portimao. Tapi itu tak akan mudah, ini tugas yang sangat berat,” ujar pria asal Spanyol itu.