Esports Siap Jadi Cabor Pertandingan Utama di PON XXI 2024

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jayapura - Kehadiran esports dalam gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 menjadi tonggak sejarah penting dalam perkembangan esports di Tanah Air.

Walau saat ini masih sebatas pertandingan eksibisi di PON XX, PBESI percaya esports akan menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) utama di PON selanjutnya.

Hal ini diungkap oleh Ashadi Ang, selaku Ketua Bidang Humas dan Komunikasi PBESI saat ditemui oleh awak media di Doyo Baru, Waibu, Jayapura.

"Walau masih sebatas eksibisi, peraturan yang diterapkan di pertandingan esports kali ini sudah mengikuti guide line pihak PON," katanya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Target Masuk Cabor Utama di PON XXI

Dia menjelaskan, pemain atau tim yang mewakili provinsi mereka masing-masing harus berasal dari satu daerah atau provinsi tersebut.

"Dengan penerapan peraturan tersebut, kita menargetkan esports masuk ke dalam cabor utama di PON mendatang," tutur pak Ashadi.

Dengan esports menjadi cabor utama di PON mendatang, ini berarti juara pertandingan ini akan turut menyumbang jumlah perolehan medali untuk masing-masing provinsi.

Sudah Pakai Aturan Resmi PON

Seperti cabor lain yang dipertandingan di PON XX Papua 2021, tim yang bertarung di eksibisi esports ini juga dipilih berdasarkan provinsi mereka berada.

"Atlet yang bertanding harus dari satu daerah atau provinsi. Ini berarti mereka tidak boleh berasal dari terdiri dari pemain yang berbeda provinsi," ujar pak Ashadi.

Bila ada yang "nakal", pihak PBESI memiliki kewenangan untuk mendiskualifikasi tim yang bertanding tersebut.

(Ysl/Isk)

Infografis Bisnis Game di Indonesia

Infografis Bisnis Game di Indonesia (Liputan6.com/Deisy Rika)
Infografis Bisnis Game di Indonesia (Liputan6.com/Deisy Rika)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel