Estimasi Harga Borongan Rumah Type 36, Lengkap dengan Contoh RAB

Estimasi Harga Borongan Rumah Type 36, Lengkap dengan Contoh RAB
Estimasi Harga Borongan Rumah Type 36, Lengkap dengan Contoh RAB

RumahCom – Harga rumah yang makin melambung tiap tahunnya membuat pasar rumah minimalis seperti tipe 36 kian diminati. Bagi pasangan muda dan mereka yang pertama kali membeli rumah, tipe tersebut sangat membantu untuk memiliki tempat tinggal layak dengan harga terjangkau.

Namun, bagi Anda yang telah memiliki tanah dan ingin membangun sendiri, jangan lupa mulai hitung harga borongan rumah type 36. Selain upah kerja, perhitungkan juga biaya material bangunan, perizinan, dan dana lainnya yang perlu dikeluarkan.

Jika Anda belum memiliki gambaran, artikel ini akan membantu Anda mengetahui harga borongan rumah type 36 dan informasi penting lainnya seperti:

  • Harga Borongan Rumah Type 36

  • Keunggulan Rumah Type 36

  • Kekurangan Rumah Type 36

  • Tips Menekan Bujet Bangun Rumah agar Lebih Hemat

[ArticleCallout]{ “title”: “Tips Membangun Rumah Sesuai Bujet”, “excerpt”: “Simak tips bangun rumah sendiri sesuai bujet di sini!”, “link”: “https://www.rumah.com/panduan-properti/panduan-membangun-rumah-sesuai-bujet-dan-tepat-waktu-17326”, “image”: “https://cdn-cms.pgimgs.com/static/2019/08/Membangu-Rumah-Foto-Utama.jpg” } [/ArticleCallout]

Harga Borongan Rumah Type 36

Harga borongan belum termasuk material bangunan. (Foto: <a href="https://www.istockphoto.com/photo/stacked-lumber-and-blueprints-at-a-construction-site-gm104294966-12493274" rel="nofollow noopener" target="_blank" data-ylk="slk:iStock – Dpproductions" class="link ">iStock – Dpproductions</a>)
Harga borongan belum termasuk material bangunan. (Foto: iStock – Dpproductions)

Sebelum dibahas lebih dalam, Anda perlu memahami perihal harga borongan. Harga borongan merupakan besaran biaya pembangunan suatu bangunan yang ditetapkan oleh pemborong atau kontraktor. Harga borongan rumah type 36 ditentukan berdasarkan luas bangunan dan material yang dipilih, Makin berkualitas material yang Anda pilih maka makin besar biaya pembangunannya.

Contoh RAB Rumah Type 36

Setelah bertemu kontraktor yang amanah dan memiliki kinerja yang baik, mereka biasanya akan memberikan RAB (Rencana Anggaran Biaya) yang berisi detail biaya borongan seperti pengerjaan pondasi, plesteran, lantai, atap, dan lainnya. Sebagai gambaran, berikut contoh RAB untuk rumah tipe 36:

  1. Pekerjaan Persiapan

No

Uraian Kegiatan

QTY

Unit

Harga

1

Pekerjaan Pembongkaran

1

1

Rp2.000.000

2

Persiapan Listrik Kerja

4

bulan

Rp600.000

  1. Pekerjaan Tanah dan Pondasi

No

Uraian Kegiatan

QTY

Unit

Harga

1

Pekerjaan Urukan Tanah

6

m2

Rp360.000

2

Anti Rayap Tanah

98

m2

Rp2.940.000

3

Pekerjaan Galian Tanah

24

m2

Rp1.440.000

4

Pekerjaan Urukan Pasir Bawah

5

m2

Rp650.000

5

Pekerjaan Pondasi Setempat

3

m2

Rp7.500.000

  1. Pekerjaan Struktur Atas

No

Uraian Kegiatan

QTY

Unit

Harga

1

Pekerjaan sloof tambahan 15/20

2

m2

Rp5.000.000

2

Pekerjaan dak keraton

98

m2

Rp22.540.000

3

Pekerjaan kolom struktur 20/30

7

m2

Rp17.500.000

4

Pekerjaan Balok Ring 15/20

2

m2

Rp5.000.000

5

Pekerjaan waterproofing kamar mandi

5

m2

Rp950.000

6

Pekerjaan waterproofing teras

22

m2

Rp418.000

  1. Pekerjaan Pasang Dinding

No

Uraian Kegiatan

QTY

Unit

Harga

1

Pasang beton ringan

255

m2

Rp15.300.000

2

Plester dan acian

510

m2

Rp25.500.000

  1. Pekerjaan Langit-Langit

No

Uraian Kegiatan

QTY

Unit

Harga

1

Pekerjaan rangka hollow 2/4 lantai bawah

95

m2

Rp7.600.000

2

Pekerjaan langit-langit gypsum lantai bawah

98

m2

Rp3.920.000

3

Pekerjaan langit-langit hollow 2/4 lantai atas

95

m2

Rp7.600.000

4

Pekerjaan langit-langit gypsum lantai atas

80

m2

Rp3.200.000

  1. Pemasangan Lantai

No

Uraian Kegiatan

QTY

Unit

Harga

1

Pemasangan keramik 40×40 (lantai 1 dan 2)

216

m2

Rp19.440.000

2

Pemasangan keramik kamar mandi lantai bawah

7

m2

Rp630.000

3

Pemasangan keramik kamar mandi lantai atas

5,5

m2

Rp495.000

  1. Pekerjaan Keramik Dinding

No

Uraian Kegiatan

QTY

Unit

Harga

1

Pemasangan keramik dinding kamar mandi bawah

14

m2

Rp1.260.000

2

Pemasangan keramik dinding kamar mandi bawah

14

m2

Rp1.260.000

Jadi total harga borongan rumah type 36 2 lantai yang harus Anda keluarkan sebesar Rp156.865.000

Itulah contoh RAB rumah type 36 dengan harga borongan. Namun jika Anda tidak ingin repot membangun rumah sendiri dan memilih membeli rumah siap huni. Cek daftar rumah dijual di Sidoarjo dibawah Rp700 juta di sini!

Keunggulan Rumah Type 36

Rumah tipe 36 dua lantai solusi lahan sempit. (Foto: <a href="https://www.istockphoto.com/id/foto/pemandangan-gedung-putih-dengan-garasi-dari-depan-gm175537632-21379437" rel="nofollow noopener" target="_blank" data-ylk="slk:iStock – Acilo" class="link ">iStock – Acilo</a>)
Rumah tipe 36 dua lantai solusi lahan sempit. (Foto: iStock – Acilo)

Luas lahan rumah tipe 36 memang tidak terlalu besar. Namun ada beberapa kelebihan yang bisa Anda dapatkan dari rumah tipe 36 di antaranya:

  1. Harga Lebih Murah

Luas bangunan dan lahan yang mungil tentu membuat rumah tipe 36 lebih murah dibanding tipe lainnya. Karena itu, jenis rumah ini sangat cocok bagi Anda yang baru pertama kali membeli rumah atau pasangan muda dengan bujet terbatas.

  1. Mudah Dibersihkan

Selain lebih murah, rumah tipe 36 juga mudah dibersihkan lho. Tidak seperti rumah besar, lahan terbatas membuat Anda tidak perlu membuang banyak waktu untuk menyapu dan mengepel lantainya. Perabot yang lebih sedikit juga membantu proses bersih-bersih lebih mudah dan ringan.

  1. Hemat Listrik

Tagihan listrik jadi salah satu pengeluaran yang cukup besar tiap bulannya. Tapi dengan membeli rumah tipe 36, Anda dijamin lebih hemat listrik karena tidak perlu terlalu banyak memasang AC. Dengan konsep rumah open space, ruangan bisa terasa lebih sejuk dengan bukaan lebar, penggunaan dinding roster, dan menggunakan kipas pengganti AC.

  1. Terasa Lebih Hangat dan Akrab

Meskipun kecil, rumah tipe 36 tetap bisa dibangun 2 kamar. Sisa ruang yang tersisa bisa dimanfaatkan sebagai ruang keluarga yang hangat. Terbatasnya ruang gerak juga akan membuat Anda selalu bercengkrama dengan keluarga sehingga meningkatkan keakraban.

[PropertyTip]Gunakan keramik bekas yang masih bagus untuk menghemat bujet.[/PropertyTip]

Kekurangan Rumah Type 36

Hindari penggunaan perabot ukuran besar pada rumah mungil. (Foto: <a href="https://www.istockphoto.com/id/foto/meja-kopi-kecil-di-depan-sofa-sudut-yang-nyaman-di-interior-ruang-tamu-berwarna-musim-gm1208661702-349450127" rel="nofollow noopener" target="_blank" data-ylk="slk:iStock – KatarzynaB" class="link ">iStock – KatarzynaB</a>)
Hindari penggunaan perabot ukuran besar pada rumah mungil. (Foto: iStock – KatarzynaB)

Di pembahasan sebelumnya kami telah menjabarkan kelebihan rumah tipe 36. Sekarang, yuk cari tahu kekurangannya berikut ini:

  1. Tidak Leluasa Membeli Barang

Terlalu banyak perabotan dalam rumah mungil akan membuat ruangan terasa makin sempit. Karena itu, akan sulit bagi Anda untuk membeli furnitur besar atau meletakkan pajangan dan barang koleksi. Solusinya, usahakan membeli perabot multifungsi untuk menambah ruang penyimpanan namun rumah tetap terasa lega.

  1. Ruang Gerak Terbatas

Dengan luas lahan hanya 36 meter persegi, tentu tidak banyak ruang gerak untuk hunian tipe ini. Rumah juga akan terasa makin sempit jika anggota keluarga bertambah. Jika tidak memungkinkan untuk pindah rumah, maka menambah lantai 2 jadi solusi yang tepat agar ruangan terasa lebih luas.

  1. Perlu Dekorasi yang Tepat

Dekorasi rumah mungil yang tepat sangat diperlukan untuk menata hunian tipe 36. Salah memilih tema dekorasi atau cat dinding dapat berujung ruangan terlihat makin sempit dan berantakan. Solusinya, Anda bisa menerapkan dekorasi rumah ala scandinavian yang minimalis dan rapi namun tetap terlihat elegan.

  1. Kurang Privasi

Jarak satu kamar dengan lainnya yang terlalu dekat tentu membuat suara apapun mudah terdengar. Untuk mengatasinya, Anda bisa memasang peredam suara dalam kamar sehingga privasi tiap anggota keluarga lebih terjaga. Cara ini juga membantu tidur lebih lelap jika lingkungan sekitar terlalu ramai dan bising.

Tips Menekan Bujet Bangun Rumah agar Lebih Hemat

Hitung anggaran dengan benar agar pengeluaran tidak membengkak<em>. </em>(Foto: <a href="https://www.pexels.com/photo/composition-of-calculator-with-paper-money-and-notebook-with-pen-4386341/" rel="nofollow noopener" target="_blank" data-ylk="slk:Pexels – Karolina Grabowska" class="link ">Pexels – Karolina Grabowska</a>)
Hitung anggaran dengan benar agar pengeluaran tidak membengkak. (Foto: Pexels – Karolina Grabowska)

Pada poin sebelumnya Anda telah mendapat gambaran harga borongan rumah type 36 2 lantai mencapai Rp156 juta. Belum semua, biaya tersebut hanya untuk jasa pemasangan dan tidak termasuk material bangunan.

Agar biaya total yang dikeluarkan tidak membengkak, yuk simak tips menekan bujet pembangunan rumah Anda agar lebih hemat:

  1. Buat Perencanaan yang Matang

Poin penting pertama adalah membuat perencanaan yang matang mengenai tipe rumah, bentuk fasad, serta lama waktu pengerjaan yang diinginkan. Sesuaikan semua keinginan Anda dengan bujet yang ada agar tidak ada penyimpangan selama pengerjaan. Dengan membuat plan yang matang, Anda akan memiliki acuan pembangunan yang detail dan bisa mengeliminasi hal yang tidak diperlukan.

  1. Bangun di Waktu yang Tepat

Faktor waktu juga dapat menentukan apakah bujet Anda akan membengkak atau tidak. Sebaiknya hindari membangun rumah di musim hujan karena risiko pekerjaan terhambat yang akhirnya membuat Anda harus mengeluarkan dana tambahan. Hindari juga hari libur besar seperti lebaran dan akhir tahun karena pekerja akan mudik serta berlibur.

  1. Tentukan Desain yang Minimalis

Dengan dana yang terbatas, sebaiknya pilih desain rumah dengan tampilan minimalis. Menambahkan terlalu banyak ornamen seperti pilar hanya akan membuang uang Anda. Cukup buat rumah dengan bentuk persegi atau persegi panjang yang sederhana lalu poles dengan dekorasi atau cat rumah yang indah setelah selesai.

  1. Survei Harga Material Bangunan

Ketika membeli material bangunan jangan hanya terpaku pada satu toko. Jauh sebelum pembangunan dimulai, Anda perlu melakukan survei untuk mencari bahan bangunan murah dengan kualitas baik. Manfaatkan juga toko online dengan aneka diskon yang akan membantu menekan bujet.

  1. Tentukan Jumlah Ruangan dalam Rumah

Tahukah Anda, semakin banyak ruangan dalam rumah maka biaya yang dikeluarkan juga makin tinggi? Hal ini lantaran Anda akan membutuhkan lebih banyak material untuk mendirikan tembok baru. Jadi tentukan sejak awal berapa kamar yang ingin dibangun dan penempatannya. Untuk ruang tamu, ruang makan, dan dapur dapat dibuat terbuka tanpa sekat agar terlihat lebih luas dan menghemat pengeluaran.

  1. Pilih Pekerja Bangunan yang Rapi

Agar hasil rumah Anda berdiri dengan kokoh dan rapi, sangat penting menemukan pekerja bangunan yang cakap. Pemborong yang kurang kompeten hanya akan membuat Anda rugi karena harus memperbaiki pekerjaan yang tidak baik. Saat mencari pekerja bangunan jangan ragu untuk melihat hasil pekerjaan mereka sebelumnya sebagai referensi.

Setelah membaca semua informasi di atas, kini Anda telah memahami harga borongan rumah type 36 dan lebih cermat dalam menyusun rencana untuk membangun rumah impian. Semoga hasil hunian Anda nanti akan menjadi tempat yang nyaman bagi keluarga.

Tonton video berikut ini untuk mengetahui tips mencari asuransi rumah yang tepat!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

[AskGuru][/AskGuru]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel