ETWG diharapkan temukan terobosan transisi energi sebelum KTT G20

Forum Energy Transition Working Group (ETWG) Indonesia diharapkan mampu menemukan terobosan dalam hal teknologi dan pembiayaan serta mendiskusikan model terbaik untuk mobilisasi pembiayaan publik dan swasta pada transisi energi terbarukan sebelum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022.

Hal tersebut terangkum dalam rangkaian seminar bertajuk “Unlocking Innovative Financing Schemes and Islamic Finance to Accelerate a Just Energy Transition in Emerging Economies”, yang diselenggarakan oleh Forum ETWG Indonesia G20 2022 dan T20 Indonesia.

"Membuka dan menangkap peluang pembiayaan akan sangat penting bagi Indonesia dalam melebarkan
aksesibilitas dan inklusivitas demi terciptanya transisi energi yang berkelanjutan," kata Ketua Forum ETWG Yudo Dwinanda Priaadi dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Adapun tiga isu utama dalam transisi energi yang menjadi perhatian, yaitu aksesibilitas, teknologi, dan pembiayaan.

Merespons hal tersebut, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyatakan pihaknya berkomitmen mempromosikan keuangan berkelanjutan untuk memastikan kelancaran transisi menuju ekonomi rendah karbon.

“OJK mendukung pemerintah mewujudkan komitmen dalam Kesepakatan Paris menuju emisi nol bersih pada 2050 dengan menerbitkan sejumlah peta jalan pembiayaan berkelanjutan sejak 2015 dan tahap kedua yang akan diselesaikan pada periode 2021-2025," ungkap Mahendra.

Dari sisi kerangka kerja, prioritas transisi energi diakomodasi lewat Energy Transition Mechanism (ETM) yang telah diluncurkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sejak tahun lalu.

ETM merupakan kerangka kerja penyediaan pembiayaan yang diperlukan dalam mempercepat transisi energi nasional dengan memobilisasi sumber pendanaan komersial maupun non-komersial secara berkelanjutan.

Platform ini juga memungkinkan peningkatan infrastruktur energi Indonesia dan mempercepat transisi energi bersih menuju target emisi nol bersih dengan cara adil dan terjangkau.

Dengan demikian, CEO Climateworks Centre Anna Skarbek yang menjadi mitra penyelenggara seminar menilai momentum pembiayaan transisi energi di Indonesia sudah ada dan terlihat.

"ETM Platform di bawah Kemenkeu melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan bank Pembangunan Asia (ADB) merupakan contoh nyata bahwa negara sudah mengambil langkah-langkah untuk dapat menarik lebih banyak investasi dan menciptakan berbagai skema peluang pendanaan untuk transisi energi," kata Anna.

Baca juga: Sidang ETWG-2 sepakat mempercepat transisi energi

Baca juga: Isu ketahanan energi jadi pembahasan serius dalam sidang ETWG

Baca juga: RI dukung global tekan emisi karbon subsektor minerba melalui EBT

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel