Euro 2020: Gary Neville Minta Publik Inggris Tak Kambing Hitamkan Bukayo Saka

·Bacaan 2 menit

Bola.com, London - Mantan bek Timnas Inggris, Gary Neville, menyarankan skuad The Three Lions dan publik Inggris untuk membesarkan hati Bukayo Saka.

Pemain muda Arsenal itu melangkah untuk mengambil penalti kelima dalam adu penalti melawan Italia di final Euro 2020 di Wembley. Saka gagal mengeksekusi tendangan penalti, sehingga Italia mengangkat trofi untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka.

"Ini memilukan bagi bocah itu," kata Neville di ITV.

“Seluruh bangsa perlu memeluknya. Semua orang telah mencintai anak ini selama beberapa minggu terakhir dan mereka akan mencintainya dalam beberapa minggu ke depan. Dia benar-benar brilian," lanjutnya.

“Sudah lewat hari-hari ketika kami mengkritik pemain karena gagal mengeksekusi penalti. Lima belas atau 20 tahun mungkin ada kambing hitam. Itu tidak akan terjadi kali ini."

"Kami menjadi jauh lebih dewasa. Mereka adalah manusia dan mereka perlu dijaga. Mereka tidak dapat diserang atau dilecehkan," kata mantan bek Timnas Inggris itu.

Bukan Saatnya Mengkritik

Bukayo Saka, Jadon Sancho, dan Marcus Rashford menjadi korban rasialisme online setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti untuk Timnas Inggris di final Euro 2020. (AFP/Laurence Griffiths)
Bukayo Saka, Jadon Sancho, dan Marcus Rashford menjadi korban rasialisme online setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti untuk Timnas Inggris di final Euro 2020. (AFP/Laurence Griffiths)

Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, juga ikut berbicara.

"Dia masih kecil dan saya jamin dia akan lebih baik untuk itu. Itu semua adalah bagian dari tumbuh dewasa, saya khawatir," katanya.

"Tidak ada tim yang pantas kalah. Ini bukan malam untuk mengkritik pemain Inggris atau Gareth Southgate atau staf. Kedua kiper membuat beberapa penyelamatan brilian. Anda harus kalah untuk menang," tegasnya.

Gareth Southgate mengaku bersalah untuk kegagalan Inggris di final Euro 2020.

"Soal adu penalti, itu semua keputusan saya. Saya memutuskan eksekutor penalti berdasarkan apa yang sudah mereka lakukan di sesi latihan, tidak ada yang mengambil keputusan sendiri," jelas Southgate dikutip dari Goal. "Kami menang sebagai tim dan kami semua bertanggung jawab karena tidak bisa menang malam ini," lanjutnya.

Tiga pemain pengganti Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka gagal secara beruntun. Inggris akhirnya mengaku kalah dengan skor 2-3 dari Italia, gelar juara melayang.

Sumber: ITV via Tribal Football

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel