Evaluasi Penyelenggaraan Haji, Menag Ingin Pembimbing Ibadah Diperkuat

Merdeka.com - Merdeka.com - Puncak penyelenggaraan haji 1443 Hijriah atau 2022 Masehi sudah rampung. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, memberikan sejumlah catatan sebagai evaluasi agar pelaksanaan haji di masa yang akan datang menjadi lebih baik.

Salah satu hal yang menjadi sorotan Menag soal tugas pokok dan fungsi dari pembimbing ibadah. Menag ingin orang-orang yang mendapatkan tugas sebagai pembimbing ibadah benar-benar ahli dan mumpuni di bidang tersebut.

"Pembimbing ibadah juga jadi catatan kita. Tadi kita dapatkan laporan di lapangan, masih ada pembimbing ibadah yang bekerja tidak sesuai fungsinya," kata Menag usai rapat evaluasi bersama Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) dan jajaran Amirul Hajj beberapa waktu lalu.

Menurut dia, kemampuan dan kecakapan dalam ilmu agama penting dimiliki seorang petugas bimbingan ibadah. Sebab haji adalah kegiatan yang fokus utamanya ibadah.

"Kita sudah minta, ke depan ini petugas bimbad ini ditetapkan lebih awal sebelum petugas yang lain. Karena apa, karena ini misi ibadah."

"Jadi tidak boleh jemaah haji ini yang untuk bisa berangkat ke sini, ikhtiar yang banyak, menabung bertahun-tahun, kesehatannya sudah payah, kemudian karena keinginan berangkat memaksakan untuk berangkat, kemudian sampai di sini tidak dibimbing sesuai kaidah dan syariah agama," kritik Menag.

Menag juga ingin ke depan pembimbing ibadah yang ikut dalam penyelenggaraan haji juga terlibat dalam kegiatan manasik-manasik sejak di Tanah Air. Tujuannya, agar ada kesamaan cara pandang antara pembimbing ibadah dan jemaah.

"Agar antara bimbad dan calon jemaah ini sudah nyambung dari awal sejak dari Tanah Air," kata dia.

Koordinasi Antar Petugas Masih Kurang

Dalam kesempatan yang sama, Menag juga menyayangkan dalam laporan yang dia terima masih ada kekurangan dalam hal koordinasi antar petugas.

"Koordinasi antar petugas itu juga masih kurang karena sering kali masih kita temukan petugas ketika dikoordinasikan tidak nyambung," kata dia.

"Ini akan kita perkuat lagi dengan sistem koordinasi lebih bagus," tutup Menag. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel