Evan Dimas Ajak Timnas Indonesia Tebus Kekalahan di Final Leg Kedua Piala AFF 2020

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gelandang Timnas Indonesia Evan Dimas mengajak rekan-rekannya untuk menebus kekalahan leg pertama dengan tampil maksimal di final kedua Piala AFF 2020 kontra Thailand, Sabtu (1/1/2022).

Pemain berusia 26 tahun ini tak menyangkal rekan-rekan setimnya merasa sedih akibat hasil buruk di leg pertama. Meski demikian, Evan Dimas menilai Skuad Garuda harus mampu melupakan kekalahan dan menatap pertandingan selanjutnya dengan rasa haus kemenangan.

“Kita semua tahu, (hasil pertandingan) di leg pertama tidak sesuai harapan. Memang, pasti ada rasa sedih karena kami kalah di leg pertama. Akan tetapi, saya sebagai pemain profesional, harus menyelesaikan pertandingan di leg kedua dengan profesional,” ujar penggawa Bhayangkara Solo FC ini dalam konferensi pers virtual pada Jumat (31/12/2021).

“Saya sampaikan juga kepada teman-teman, bahwasanya kita harus melupakan pertandingan kemarin untuk menatap pertandingan di leg kedua dengan rasa haus kemenangan. Apapun yang terjadi di leg pertama, harus kita lupakan, dan di leg kedua kita harus menebus (kekalahan) serta bisa memenangkan pertandingan untuk masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Anak-anak asuh Shin Tae-yong baru saja menelan kekalahan 0–4 dari Timnas Thailand di leg pertama final Piala AFF 2020. Kebobolan sejak menit kedua, Asnawi Mangkualam cs tak mampu membalas gol Tim Gajah Perang hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.

Simak selengkapnya jadwal Piala AFF 2020/2021 dan jadwal Timnas Indonesia, juga hasil pertandingan dan klasemen dengan klik di sini.

Sisi Positif

Para pemain Timnas Indonesia, (dari kiri) Ramai Rumakiek, Evan Dimas dan Elkan Baggott merayakan kemenangan 4-2 atas Singapura di leg kedua semifinal Piala AFF 2020 bersama Tim Ofisial Indonesia. (AP/Suhaimi Abdullah)
Para pemain Timnas Indonesia, (dari kiri) Ramai Rumakiek, Evan Dimas dan Elkan Baggott merayakan kemenangan 4-2 atas Singapura di leg kedua semifinal Piala AFF 2020 bersama Tim Ofisial Indonesia. (AP/Suhaimi Abdullah)

Capaian tersebut membuat peluang Indonesia untuk meraih gelar Piala AFF perdananya nyaris tertutup. Meski demikian, Evan Dimas berharap semua pihak mampu mengambil sisi positif dari keberhasilan Indonesia melangkah menuju partai puncak di turnamen kali ini.

“Seperti yang coach Shin bilang, kami banyak pemain muda, jadi tidak mudah bagi kami untuk (sampai ke sini). Kita perlu ambil sisi positifnya. Dengan pemain muda, kita bisa sampai final. Saya pikir ke depannya, ini akan menjadi kemajuan bagi sepak bola Indonesia,” tutur Evan Dimas dalam kesempatan yang sama.

Leg Kedua

Tertinggal empat gol di leg pertama, Dedik Setiawan dan kawan-kawan masih mendapatkan beberapa peluang yang sayangnya belum berbuah gol. (AP/Suhaimi Abdullah)
Tertinggal empat gol di leg pertama, Dedik Setiawan dan kawan-kawan masih mendapatkan beberapa peluang yang sayangnya belum berbuah gol. (AP/Suhaimi Abdullah)

Indonesia selanjutnya akan menghadapi pertandingan leg kedua final Piala AFF 2020 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (1/1/2022) di National Stadium, Singapura. Laga ini bakal menjadi penentu tim yang berhak naik ke podium juara serta mengangkat trofi Piala AFF.

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengakui anak-anak asuhnya butuh tambahan poin cukup banyak untuk bisa membalikkan keadaan. Meski demikian, pelatih berusia 51 tahun ini optimistis pasukan Merah Putih dapat meraih hasil positif di leg kedua.

“Saya percaya bahwa di pertandingan besok, (kami) akan menang. Memang para pemain sangat tegang karena leg pertama. Para pemain (juga) kurang pengalaman, sehingga mendapatkan hasil seperti kemarin.”

“Thailand adalah tim hebat dan (dalam) pertandingan besok, (kami) tetap akan melawan tim yang berat. Akan tetapi, pikiran saya dan para pemain sama, bahwa besok (kami) pasti bisa mendapatkan kemenangan,” ujar Shin Tae-yong kepada awak media.

Penulis: Melinda Indrasari

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel