EVOS Legends bekuk Todak Malaysia dalam laga perdana MSC 2021

·Bacaan 3 menit

Salah satu perwakilan Indonesia dalan turnamen Mobile Legends: Bang Bang Southeast Asia Cup (MSC) 2021, EVOS Legends, membekuk tim esport dari Malaysia, Todak, dalam pertandingan perdana keduanya pada penyisihan grup hari pertama, Senin.

EVOS Legends tampil dengan line up baru Rexxy, Clover, Antimage, Ferxiic dan LJ. Luminaire, yang membela EVOS Legends dalam Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia Season 7, absen dalam MSC 2021, sementara Rekt tidak bermain dalam pertandingan yang disiarkan secara langsung dalum saluran YouTube Mobile Legends: Bang Bang Indonesia, itu.

Sementara itu, Todak tampil dengan line up Moon, Xray, 4Meyz, Ciku dan Momo, line up yang diturunkan pada grand final MPL Malaysia beberapa waktu yang lalu.

Head to head jungler, EVOS Ferxiic berhadapan dengan Todak Ciku, pemain veteran yang telah beberapa kali membela Todak dalam ajang internasional. Bagi Ferxiic, yang mendapat sebutan "si anak ajaib," MSC 2021 merupakan pertama kalinya merasakan panggung internasional setelah pada tahun yang sama "naik kelas" dari Mobile Legends Development League (MDL) ke MPL Indonesia.

Pada gim pertama, EVOS Legends berhasil menahan laju permainan Todak pada menit awal hingga terpaut 19 poin kill. Seakan tak mau membuang waktu, EVOS Legends bermain cepat mengemas poin untuk gim pertama dengan total 40 poin kill, dan hanya menyisakan dua poin kill untuk Todak.

Baca juga: Onic Esports juarai Wild Rift SEA Icon Series Indonesia: Summer Season

EVOS LJ berhasil menjadi MVP of the game dengan 24 assist dan 60 persen kill participation pada gim yang berhenti pada menit ke-11.

Pertandingan berlanjut ke gim kedua di mana EVOS Legends kembali mendominasi dengan 15 berbanding 13 poin kill dalam 11 menit 59 detik permainan. Ferxiic yang menjadi MVP of the game dengan KDA 10/2/1 dan 73 persen kill participation berhasil membanti EVOS Legends mendapatkan kemenangan sapu bersih 2-0 atas Todak.

Perwakilan Indonesia Bigetron Alpha berhadapan dengan Blacklist International dari Filipina dalam penyisihan grup MSC 2021, Senin (7/6/2021). (youtube.com/Mobile Legends: Bang Bang Indonesia)
Perwakilan Indonesia Bigetron Alpha berhadapan dengan Blacklist International dari Filipina dalam penyisihan grup MSC 2021, Senin (7/6/2021). (youtube.com/Mobile Legends: Bang Bang Indonesia)

Tidak hanya EVOS Legends, perwakilan Indonesia lainnya dalam MSC 2021, Bigetron Alpha, juga bertanding dalam penyisihan grup hari pertama. Namun, Bigetron Alpha harus mengakui kebolehan Blacklist International, sang juara MPL Filipina.

Baca juga: PUBG Mobile hadirkan supercar legendaris McLaren 570S

Branz, yang tidak dapat membela Bigetron dalam MSC 2021 karena sanksi skandal, digantikan oleh Maxxx yang hanya beberapa kali turun di MPL Indonesia Season 7. Sementara Rippo digantikan oleh Dreams dalam pertandingan kali ini.

Secara lengkap, Bigetron Alpha menurunkan line up Rebo, Matt, Kyy, Maxx dan Dreams, sedangkan Blacklist International tampil dengan Ohmyv33nus, Edward, Oheb, Wise dan Eson.

Blacklist International memberikan tekanan pada Bigetron Alpha sejak awal permainan gim pertama. Gim berakhir dengan skor 19 poin kill untuk Blacklist Internasional, dan hanya menyisakan 5 poin kill untuk Bigetron Alpha sepanjang 11 menit 28 detik permaianan.

Gim kedua berjalan alot dengan tarik ulur yang dilakukan oleh kedua tim. Meski unggul dari segi poin kill bahkan menyelamatkan turtle lebih banyak dibanding Blacklist International, Bigetron Alpha tidak dapat memenangkan pertarungan. Pertandingan berakhir 2-0 untuk Blacklist International.

Baik EVOS Legends maupun Bigetron Alpha dijadwalkan kembali bertanding pada penyisihan grup hari kedua, esok. EVOS Legends yang berada dalam Grup B akan bertemu dengan Cyber EXE dari Vietnam, sedangkan Bigetron Alpha yang berada dalam Grup C, akan berhadapan dengan perwakilan Kamboja, Impunity KH.

Baca juga: EVOS Esports bersiap untuk turnamen MSC 2021

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel