EXPO 2020 Dubai panggung Indonesia unjuk infrastruktur digital

·Bacaan 4 menit

EXPO 2020 Dubai menjadi panggung bagi Indonesia untuk menampilkan potensi serta upaya pemerintah dalam membangun negeri melalui kesiapan infrastruktur digital yang ke depannya dapat membuka pintu investasi secara global.

Kini, pada minggu ketiga belas gelaran tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Paviliun Indonesia menampilkan kesiapan pemerintah dalam mengembangkan inovasi layanan digital.

"Indonesia saat ini sedang gencar-gencarnya membangun kesiapan infrastruktur digital demi pemerataan layanan digital di seluruh pelosok negeri," kata Inspektur Jenderal Kementerian Kominfo, Doddy Setiadi di Dubai, dalam siaran pers, Minggu.

Baca juga: Indonesia hadirkan produk ramah lingkungan di Dubai

"Melalui berbagai acara tematik dari Kementerian Kominfo, diharapkan dapat menunjukkan pada dunia sejauh mana kesiapan layanan digital Indonesia, mengingat kita sebagai Archipelago Country memiliki tantangan yang besar untuk menjangkau konektivitas antar wilayah. Dan perhelatan Expo 2020 Dubai adalah media yang tepat untuk menunjukkan peluang investasi pada dunia demi kemajuan layanan digital Indonesia,” tutur Doddy.

Terdapat empat pilar inovaasi pembangunan Kementerian Kominfo yang dibawa ke Expo 2020 Dubai, antara lain infrastruktur digital, tata kelola pemerintahan digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital. Keempat pilar tersebut menjadi kunci akselerasi transformasi digital di Indonesia.

Dalam forum bisnis yang berlangsung pada 24 Desember 2021 hingga 6 Januari 2022, Kominfo akan memaparkan upaya, capaian dan peluiang investasi di sektor digital. Mulai dari Indonesia Broadband Roadmap, 5G Spectrum Roadmap in Indonesia, Digital Access as Universal Human Right, IoT Ecosystem and Technology, hingga Digital Ecosystem for Rural Community.

Baca juga: Produk pemenang Good Design Indonesia tampil di Expo 2020 Dubai

Kominfo juga ambil bagian secara komprehensif dari hulu hingga hilir untuk mewujudkan Indonesia yang lebih terhubung secara digital.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo yang mengimplementasikan proyek strategis nasional untuk memperluas akses internet dan memperkuat infrastruktur digital di seluruh wilayah Indonesia.

"Melalui BAKTI, Kementerian Kominfo akan terus berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur digital di seluruh wilayah Indonesia. Hingga saat ini, proyek Palapa Ring telah menghubungkan 90 kabupaten dan kota di Indonesia melalui jaringan tulang punggung serat optik sepanjang lebih dari 12.148 km," kata Doddy Setiadi.

"Selain itu, keberhasilan perluasan pembangunan BTS yang secara khusus menyasar daerah 3T pun telah mengikis kesenjangan digital, di mana BAKTI Kementerian Kominfo telah mengaktifkan (on air) BTS dengan jaringan 4G, termasuk mengimplementasikan komersialisasi jaringan 5G oleh tiga operator telekomunikasi seluler di 13 kota sejak 27 Mei 2021,” jelas Doddy.

Baca juga: Kuliner laut Indonesia dipamerkan di Expo 2020 Dubai

Workshop Inovasi Teknologi

Kementerian Kominfo juga menyelenggarakan workshop yang melibatkan para pemuda dari Siberkreasi. Sebagai platform inisiatif yang membangun literasi digital Indonesia, Siberkreasi menjadi wahana bagi komunitas literasi digital untuk mengajak masyarakat berbagi kreativitas lewat konten positif dan memanfaatkan internet secara bijak dan bertanggung jawab.

Kementerian Kominfo juga menggelar pelatihan pemograman robotik dan Internet of Things (IoT). Dengan menggandeng tim robotik dari AKPRINDO, salah satu institusi pendidikan teknologi di Indonesia, Kementerian Kominfo berkolaborasi dengan institusi pendidikan di Dubai untuk bersama-sama mempelajari pemograman robot yang telah dikembangkan oleh anak bangsa.

"Kami sangat bangga bisa turut menampilkan inovasi teknologi karya anak bangsa. Di era yang serba digital saat ini, masyarakat, khususnya anak muda dituntut untuk lebih melek teknologi hingga dapat mengoperasikan perangkat lunak untuk kemudahan kehidupan sehari-hari. Expo 2020 Dubai memberi kesempatan untuk memamerkan skill digital anak bangsa Indonesia untuk kemudian saling berbagi ilmu dan berkolaborasi dengan pemuda di Timur Tengah,” tutur pengurus ASIOTI, Vita Indah Maulani.

Baca juga: KKP pamerkan hasil ekonomi biru di Dubai Expo 2020

Teknologi robot karya anak bangsa juga turut dipamerkan, mulai robot berkaki pemadam api, robot pelempar frisbee, robot pelempar anak panah, hingga robot pengantar barang otomatis berbasis IoT.

Selain itu, Kementerian Kominfo juga memamerkan drone passanger, drone sprayer, hingga smart battery checker dan vaccine temperature logger berbasis IoT.

Startup Indonesia juga unjuk gigi dalam perhelatan Expo 2020 Dubai. Hal itu menjadi penanda perkembangan e-commerce di Indonesia beberapa tahun ini mengalami peningkatan cukup pesat.

Hingga saat ini, ada lebih dari 1.500 startup Indonesia yang berkembang dan lebih dari 80 juta pengguna internet dan smartphone di Indonesia menjadikan potensi yang cukup besar untuk bisa dikembangkan ke industri e-commerce.

Baca juga: Tarik investor, Kemenko Perekonomian adakan forum bisnis di Dubai Expo

Fasilitasi UMKM

Selain memamerkan inovasi teknologi, Kementerian Kominfo menampilkan produk UMKM lokal seperti tas tenun, kipas dan masker batik, hingga alat makan dari bambu.

Ada pula aneka pertunjuklkan budaya Bali seperti peragaan busana, tarian Bali, hingga musik gamelan juga turut memeriahkan panggung Paviliun Indonesia.

Para pengunjung juga diajak untuk melukis topeng Bali dan dapat ikut berinteraksi di setiap pertunjukan tari. Hal tersebut menjadi kesempatan untuk Indonesia terus memamerkan potensi budaya dan pariwisata ke panggung internasional.

Baca juga: RI hadirkan inovasi teknologi telekomunikasi di Expo 2020 Dubai

“Sesuai dengan tujuan partisipasi Indonesia mengikuti gelaran Expo 2020 Dubai ini adalah untuk memperkenalkan potensi perdagangan, pariwisata, dan peluang investasi, maka kami sangat bangga dapat memamerkan inovasi teknologi Indonesia hingga pertunjukan budaya ke panggung internasional,” jelas Kepala Pusat Kerja Sama Internasional Sekteratiat Jenderal Kementerian Kementerian Kominfo Ichwan Nasution.

Hingga tiga bulan perhelatan Expo 2020 Dubai, Paviliun Indonesia telah dikunjungi lebih dari 500.000 pengunjung, menyajikan lebih dari 200 forum bisnis dan memamerkan lebih dari 600 produk lokal UMKM siap ekspor. Hal tersebut menunjukkan kesiapan Indonesia untuk lebih membangkitkan potensi bangsa ke mata dunia.

Baca juga: Pembukaan Indonesia Digital Opportunity Dubai dikunjungi 11.390 orang


Baca juga: LPEI bawa 13 UKM ke Dubai Expo bantu tingkatkan ekspor


Baca juga: Indonesia tampilkan produk karya UKM difabel di Expo 2020 Dubai

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel