F1 Ingin Pangkas Durasi Free Practice Jumat

Roberto Chinchero
·Bacaan 1 menit

Jadi pengurangan sesi latihan bebas sepanjang musim adalah 23 jam. Tuntutan logistik dan penghematan mendorong adanya pengurangan tes pramusim secara drastis dan beberapa aturan akan diperkenalkan musim depan.

Lalu apakah langkah tersebut bisa membuat penghematan? Menurut beberapa sumber, tidak, karena jumlah set ban Pirelli tidak berubah dan program kerja tim-tim tidak berubah drastis, tapi faktanya ada keinginan untuk membatasi penggunaan mesin jadi 3 unit permusim meski ada 23 balapan. Hal ini agar sesuai dengan batas anggaran.

Aktivitas sangat padat dan tanpa kemungkinan berhenti yang membutuhkan waktu tertentu, contohnya ketika tim-tim mengganti teknisi khusus untuk tes komparasi. Ketika bendera merah dikibarkan dalam free practice, waktu tidak berhenti, jadi durasi putaran akan berkurang drastis saat ada kejadian tak terduga.

Baca Juga:

Sainz: Saya Tak Melihat Ada Persaingan dengan Leclerc Zak Brown: Skuad Aston Martin Paling Buruk

Selain tim-tim bisa menghemat kilometer pada power unit, Liberty Media juga mendapat keuntungan dengan berkurangnya waktu di trek. Sebab mereka ingin memainkan beberapa event, seperti W Series dan Formula Regional oleh Alpine.

Rencana ini tampaknya bisa dieksekusi karena kalender Formula 2 dan Formula 3 dipisah dari balap jet darat.

Pengibaran bendera merah membuat balapan dihentikan. Tapi lomba harus diselesaikan dalam 3 jam dari sebelumnya 4 jam.

Konon permintaan itu diajukan oleh jaringan televisi umum yang tidak punya slot besar kalau ada penundaan. Jika terjadi penundaan penting (seperti kecelakaan Romain Grosjean di GP Bahrain), maka jumlah lap total bisa dikurangi karena batasan tiga jam.