Face Shiled Tak Bisa Dijadikan Alternatif Pengganti Masker untuk Cegah COVID-19, Ini Penjelasannya

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Face shield (penutup wajah dari plastik) mulai banyak digunakan masyarakat Indonesia di masa Pandemi COVID-19. Kenyamanan menjadi satu di antara alasan banyak orang menggunakan face shield.

Namun, perlu diketahui, face shield tidak bisa digunakan sebagap alternatif utama untuk menggantikan masker.

Melansir dari situs Healthline, Senin (15/11/2020), para ahli medis mengatakan face shield atau pelindung wajah plastik tidak memberikan perlindungan yang memadai dari COVID-19 saat digunakan sendiri.

Para ahli merekomendasikan face shield sebagai penguat dari masker, bukan sebagai pengganti. Hal itu dikarenakan face shield tak bisa mengadang virus corona sepenuhnya.

Menurut Dr. Joy Henningsen, asisten profesor di University of Alabama di Birmingham School of Medicine, face shield bekerja sangat baik agar tidak terinfeksi virus saat digunakan dengan masker.

Henningsen menambahkan studi lain yang dilakukan setelah wabah COVID-19 di Swiss. Dalam penelitian itu, menyebutkan tidak ada orang yang memakai masker dan dinyatakan positif terkena virus.

Sementara itu, ada beberapa orang yang hanya memakai face shield dan dinyatakan positif COVID-19.

Tidak Digunakan sebagai Pengganti Masker

Calon penumpang menggunakan face shield di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (10/6/2020). PT Angkasa Pura II selaku pengelola mulai menjalankan skenario protokol penerapan tatanan normal baru. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Calon penumpang menggunakan face shield di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (10/6/2020). PT Angkasa Pura II selaku pengelola mulai menjalankan skenario protokol penerapan tatanan normal baru. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Itulah mengapa Dr. Joy Henningsen mengatakan face shield baik untuk penutup wajah, tetapi sebaiknya tidak digunakan sebagai pengganti masker.

"Tidak ada terlalu banyak senjata untuk melawan virus corona baru, COVID-19," kata Henningsen, seperti dikutip dari Healthline.

"Penutup wajah, mencuci tangan secara teratur, menjaga jarak secara fisik, dan sebisa mungkin tinggal di rumah adalah alat yang sangat bagus. Tambahkan pelindung wajah ke semua praktik yang diperlukan tersebut dan Anda akan berubah dari 'baik' menjadi 'hebat'," tambahnya.

Jadi, masker masih menjadi pelindung utama seseorang agar tidak terinfeksi virus corona penyebab COVID-19. Menggunakan masker sangat disarankan bagi orang yang bepergian untuk mengantisipasi penularan virus.

Sementara, face shield digunakan sebagai pelindung tambahan atau pelengkap dari masker untuk mengurangi risiko tertular virus corona penyebab COVID-19.

Disarankan untuk memakai face shield bersama masker sebagai cara terbaik untuk melindungi diri dari papara virus corona.

Sebagai tambahan informasi, untuk meningkatkan angka kesembuhan dan menekan kasus positif COVID-19 masyarakat diimbau, selalu #IngatPesanIbu untuk memutus rantai COVID-19 dengan melakukan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Sumber: Healthline