Facebook dan Instagram Ikut Blokir Akun Trump

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVAFacebook telah memblokir akun Presiden Amerika Serikat, Donald Trump selama 24 jam, kata perusahaan. Keputusan itu diambil, setelah perusahaan menghapus unggahan Trump yang mendukung massa pendukungnya, yang menyerang Capitol Amerika Serikat.

"Kami telah melihat dua pelanggaran kebijakan di Halaman Presiden Trump, yang berujung pada pemblokiran fitur selama 24 jam. Artinya dia akan kehilangan kemampuan untuk menunggah di platform selama waktu tersebut," kata perusahaan, dikutip dari situs The Verge, Kamis, 7 Januari 2021.

Sebelumnya pada hari Rabu, Facebook menghapus video yang diunggah beberapa jam setelah serangan di Capitol, di mana Trump meminta pengunjuk rasa untuk pulang dan menyatakan bahwa pemilu kali ini tidak adil.

Perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg ini juga menghapus unggahan teks yang meminta pendukung Trump untuk selamanya mengingat. Akun Trump di Instagram juga akan dikunci selama 24 jam, menurut Kepala Instagram, Adam Mosseri.

Media sosial Twitter juga melakukan langkah yang sama, mengunci akun Trump selama 12 jam setelah sebelumnya menghapus tiga tweet. Perusahaan bahkan mengancam akan menangguhkan akun tersebut.

Keputusan diambil setelah Trump membuat tweet video yang bisa menimbulkan risiko kekerasan. Akun Twitter Safety mengatakan, situasi kekerasan yang terjadi di Washington, D.C sebelumnya belum pernah terjadi. Oleh sebab itu mereka meminta Trump menghapus tweet-nya karena masuk dalam pelanggaran berat dan berulang.

“Akun @realDonaldTrump akan dikunci selama 12 jam setelah penghapusan tweet. Jika tweet tidak dihapus, akun tersebut akan tetap terkunci. Pelanggaran Peraturan Twitter di masa mendatang, termasuk kebijakan Integritas Sipil atau Ancaman Kekerasan, akan mengakibatkan penangguhan secara permanen akun @realDonaldTrump,” tulisnya.