Facebook Hapus 110 Ribu Konten Hoaks Covid-19 di Australia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Facebook mengklaim telah menghapus lebih dari 110 ribu konten informasi salah atau hoaks seputar Covid-19 di Australia.

Dalam sebuah posting blog, Kepala Kebijakan Publik Facebook di Australia, Josh Machin mengungkapkan bahwa antara Maret dan Desember 2020, Facebook menghapus lebih dari 14 juta informasi yang salah terkait dengan Covid-19. Machin mengatakan Facebook telah mengidentifikasi 110.000 posting itu berasal dari akun atau halaman Australia.

"Kita perlu memahami misinformasi online sebagai bagian dari ekosistem berbagi informasi yang luas. Kesalahan informasi dapat terjadi secara offline, online, di TV, di radio atau podcast, atau dalam percakapan tatap muka antara keluarga dan teman. Seringkali, berbagi informasi yang salah mungkin tidak disengaja, tetapi bisa juga dengan sengaja dibagikan oleh kelompok politik atau aktor jahat," kata Machin, dikutip dari situs theguardian.com, Jumat (21/5/2021).

"Menekan kembali informasi yang salah adalah tugas yang terus-menerus, bagian dari proses penting debat terbuka dalam masyarakat demokratis," sambung dia.

Pada April 2021 lalu, Facebook telah menghapus halaman mantan anggota parlemen independen liberal, Craig Kelly lalu karena pelanggaran berulang, termasuk postingan tentang perawatan yang tidak terbukti untuk Covid-19.

Selian itu, Facebook juga menghapus akun koki selebriti Pete Evans karena alasan yang sama pada akhir Desember 2020.

Machin juga mencatat 6,2 juta dari 2 miliar orang di seluruh dunia yang telah mengunjungi pusat informasi Covid-19 Facebook, yang bertujuan untuk mempromosikan sumber-sumber resmi, selama pandemi berada di Australia.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel