Facebook Home Andalan di 'Ponsel' Facebook  

TEMPO.CO, Jakarta - CEO Facebook Mark Zuckerberg berulang kali menegaskan bahwa ia tak tertarik untuk membuat telepon seluler, seperti yang dirumorkan selama ini. Hingga kini, ia memegang teguh omongannya itu.

Memang bukan ponsel cerdas atau komputer tablet yang diperkenalkan pendiri Facebook ini kepada dunia pada Kamis lalu. Sebagai gantinya, ia memaparkan kelebihan produk terbarunya, Facebook Home, peranti lunak untuk Android.

Facebook Home adalah aplikasi yang dapat digunakan pada telepon seluler berbasis sistem operasi Android buatan Google. Aplikasi ini akan menentukan seperti apa tampilan home screen dan lock screen.

Pada dasarnya, setiap ponsel Android memiliki aplikasi untuk menampilkan home screen dan lock screen. Tapi ada juga aplikasi ketiga yang bisa dipasang. Dengan aplikasi ini, tampilan layar bisa diubah sesuai keinginan pengguna.

Facebook Home bisa diunduh secara gratis dari Google Play Store. Setelah terpasang, aplikasi ini akan mengubah total tampilan ponsel cerdas Anda, dan kemampuannya akan berubah dari yang selama ini Anda kenal.

Jika lock screen....

Jika lock screen terlihat membosankan lantaran gambar yang ditampilkan itu-itu saja, dengan Facebook Home akan terlihat lebih segar dan menyenangkan. Sebab, layar akan dipenuhi oleh foto dan status teman Anda di Facebook.

Status tersebut akan terus ter-update meski ponsel dalam keadaan »tidur”. Jika ingin menampilkan pesan atau ikon dari Android, tinggal sapu layar dan akan muncul ikon seperti biasa.

Setelah itu, Anda bisa langsung masuk ke Facebook Messenger, membuka aplikasi terakhir yang dijalankan, atau melihat daftar aplikasi yang terpasang. Tak hanya itu, Anda juga bisa memperbarui status Facebook.

Untuk aplikasi ini, Facebook tidak membuat sistem operasi sendiri. Sebaliknya, mereka masih mengandalkan platform Android. Dengan begitu, aplikasi seperti Gmail, Chrome, Maps, dan layanan Google lainnya masih tetap bisa dijalankan.

Dengan kata lain,...

Dengan kata lain, Facebook tidak melakukan perubahan mendasar terhadap Android seperti yang dilakukan Amazon dengan tablet Kindle Fire. Artinya, Facebook Home bisa dijalankan di sembarang ponsel dengan platform Android.

Salah satu fitur yang unik dari Facebook Home ini bernama Chatheads. Ketika Anda menerima pesan dari seseorang, maka akan muncul lingkaran kecil dengan wajah si pengirim pesan tersebut dan cuplikan kecil isi pesan itu.

Ikon Chatheads ini bisa digeser-geser di seluruh area layar ponsel. Anda bisa mengabaikan pesan dengan menyingkirkan lingkaran kecil wajah si pengirim itu atau menyentuhnya untuk membuka pesan secara utuh.

Facebook berjanji akan memperbarui program Facebook Home setiap bulan. Dan, mungkin ini yang akan membuat Anda jengkel saat menggunakannya: Facebook akan menempatkan iklan di dalam Facebook Home ini.

Untuk sementara, hanya tersedia satu ponsel cerdas yang sudah disuntikkan aplikasi Facebook Home di dalamnya, yakni HTC First. Sedangkan untuk ponsel lainnya akan segera menyusul.

HTC First diperkuat...

HTC First diperkuat prosesor dual-core, 1 GB memori RAM, layar 4,3 inci dengan tampilan 720p, kamera utama 5 megapiksel, dan kamera depan 1,6 megapiksel. Spesifikasi HTC First memang sederhana, tapi yang ditonjolkan dari ponsel ini adalah aplikasi Facebook Home.

Facebook Home bisa diunduh mulai 12 April mendatang di Play Store. Selain HTC First, ponsel lain yang juga bisa menjalankan aplikasi ini antara lain HTC One X, HTC One X+, Samsung Galaxy S III, dan Samsung Galaxy Note II.

Untuk HTC One dan Samsung Galaxy S4, Facebook Home juga bisa langsung dijalankan ketika keduanya beredar di pasar. Adapun perangkat Android lainnya baru bisa mencicipi Facebook Home beberapa bulan mendatang. (Baca: Topik di Koran Minggu)

TECHRADAR | CNET | FIRMAN

Baca di Tempo

Pangdam Diponegoro Didesak Minta Maaf

Sultan Minta Pengamanan Yogyakarta Diperketat

Bentrokan di Sumatera Utara, 8 Warga Myanmar Tewas

SBY Bilang Pelaku Penyerangan LP Cebongan Kesatria

Topik Terhangat Tempo:

Penguasa Demokrat || Agus Martowardojo || Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo || Nasib Anas

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.