Facebook Jelaskan Pentingnya Personalized Ads Lewat Inisiatif Baru

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Facebook baru saja meluncurkan sebuah inisiatif baru yang menjelaskan mengenai pentingnya personalized ads untuk para pelaku usaha kecil dan menengah. Kali ini, inisiatif tersebut ditunjukkan dalam sebuah video singkat.

Dalam kampanye ini, Facebook hadir dengan tagline 'Good Ideas Deserve To Be Found'. Maksudnya, ide bagus dari para pemilik bisnis kecil dan menengah akan sangat terbantu dengan kehadiran personalized ads.

Facebook beralasan, dengan cara ini para pelaku usaha kecil dan menengah dapat ditemukan oleh orang-orang entah itu di platform Facebook sendiri maupun Instagram.

"Kami memperkenalkan inisiatif ini untuk menyoroti bagaimana personalized ads merupakan cara penting orang-orang menemukan bisnis kecil di Facebook dan Instagram dan cara iklan membantu pelaku bisnis kecil tumbuh," tulis perusahaan seperti dikutip dari blognya.

Penjelasan Facebook ini secara tidak langsung menyusul keputusan Apple yang disebut akan mengubah aturan privasi pengguna lewat pembaruan di iOS. Perubahan ini yang disebut bakal merugikan bisnis Facebook.

Untuk itu, Facebook diketahui akan mengirim notifikasi ke pengguna iPhone di seluruh dunia. Notifikasi ini berisi informasi terkait bagaimana data digunakan untuk personalized ads.

Penjelasan Facebook Terkait Pemakaian Data untuk Iklan

Tampilan iOS 14 yang baru diluncurkan oleh Apple. (Doc. Apple)
Tampilan iOS 14 yang baru diluncurkan oleh Apple. (Doc. Apple)

Mengutip Reuters, informasi yang diberikan dalam layar penuh itu akan meminta pengguna Facebook dan Instagram mengizinkan Facebook mengakses aktivitas pengguna aplikasi dan website untuk dipakai dalam personalisasi iklan.

"Personalisasi iklan dimaksudkan untuk mendukung bisnis yang mengandalkan iklan untuk menjangkau pelanggan," kata Facebook dalam blognya.

Facebook sebelumnya mengungkap ketidaksetujuannya terhadap rencana Apple mengubah setting privasi pada iPhone, dalam hal pelacakan aplikasi terhadap pengguna.

Facebook juga memberi tahu Apple, ada pertukaran antara iklan yang dipersonalisasi dengan privasi. Facebook menyebut, jika Apple menerapkan setting privasi baru, hal ini akan merugikan bisnis kecil yang mengandalkan iklan Facebook.

Sementara itu, Apple menyebut, notifikasi privasi pop-up akan mulai muncul di sebagian besar layar iPhone dalam beberapa bulan mendatang.

Berniat Gugat Apple?

Bicara masalah setting privasi di iOS 14.4, Facebook sebelumnya dilaporkan tengah mempersiapkan gugatan melawan Apple terkait dengan fitur privasi di iOS 14.4.

Pasalnya, Facebook menuding Apple telah memaksa para pengembang untuk mematuhi aturan Appe Store.

Mengutip Engadget, Jumat (29/1/2021), informasi ini pertama kali diumumkan oleh The Information.

Disebutkan, jika Facebook memutuskan untuk melayangkan gugatan, keluhannya ini juga akan menarget Apple yang menolak mengizinkan aplikasi pihak ketiga menjadi layanan pesan default di perangkat Apple, alih-alih menggunakan iMessage.

Pihak Facebook sendiri pernah mengklaim, "Perubahan pelacakan iklan Apple yang akan datang memberikan keuntungan tidak adil dalam menampilkan iklan di Apple Store dan tempat lain."

Sementara, kebijakan ini tidak berlaku pada aplikasi-aplikasi Apple. Terkait hal ini, Apple pun menyebut, perusahaan tidak berniat untuk membagikan data pengguna ke pihak ketiga, seperti halnya Facebook.

Apple bersikeras bahwa langkah mereka merupakan upaya perlindungan privasi pengguna.

(Dam/Ysl)