Facebook katakan hapus 3,2 miliar akun palsu selama enam bulan

San Fransisco (AP) - Facebook mengatakan telah menghapus 3,2 miliar akun palsu dari layanannya dari April hingga September, naik sedikit dari 3 miliar dalam enam bulan sebelumnya.

Hampir semua akun palsu diketahui sebelum mereka memiliki kesempatan untuk menjadi pengguna "aktif" dari jaringan sosial, sehingga mereka tidak dihitung dalam angka pengguna yang dilaporkan perusahaan secara teratur. Facebook memperkirakan sekitar 5% dari 2,45 miliar akun penggunanya palsu.

Perusahaan itu mengatakan dalam sebuah laporan Rabu, mereka juga menghapus 18,5 juta kasus ketelanjangan anak dan eksploitasi seksual dari platform utamanya pada periode April-September, naik dari 13 juta dalam enam bulan sebelumnya. Dikatakan peningkatan itu karena perbaikan dalam pendeteksian.

Selain itu, Facebook mengatakan telah menghapus 11,4 juta contoh pidato kebencian selama periode tersebut, naik dari 7,5 juta dalam enam bulan sebelumnya. Perusahaan itu mengatakan bahwa pihaknya mulai menghapus ucapan kebencian secara proaktif, seperti yang dilakukan dengan konten ekstremis, eksploitasi anak, dan materi lainnya.

Facebook memperluas data yang dibagi pada penghapusan propaganda teroris. Laporan sebelumnya hanya mencakup data tentang al-Qaeda, ISIS dan afiliasinya. Laporan terbaru menunjukkan Facebook mendeteksi materi yang diunggah oleh kelompok ekstremis non-ISIS atau al-Qaida pada tingkat yang lebih rendah daripada kedua organisasi itu.

Laporan ini adalah yang keempat di Facebook tentang penegakan standar dan yang pertama memasukkan data dari Instagram di berbagai bidang seperti ketelanjangan anak, penjualan senjata api dan obat terlarang, dan propaganda teroris. Perusahaan itu mengatakan telah menghapus 1,3 juta contoh ketelanjangan anak dan eksploitasi seksual anak dari Instagram selama periode yang dilaporkan, sebagian besar sebelum orang melihatnya.