Facebook Mau Gugat Apple Gara-Gara Fitur Privasi di iOS 14.4?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Facebook dilaporkan tengah mempersiapkan gugatan melawan Apple terkait dengan fitur privasi di iOS 14.4.

Pasalnya, Facebook menuding Apple telah memaksa para pengembang untuk mematuhi aturan Appe Store.

Mengutip Engadget, Jumat (29/1/2021), informasi ini pertama kali diumumkan oleh The Information.

Disebutkan, jika Facebook memutuskan untuk melayangkan gugatan, keluhannya ini juga akan menarget Apple yang menolak mengizinkan aplikasi pihak ketiga menjadi layanan pesan default di perangkat Apple, alih-alih menggunakan iMessage.

Pihak Facebook sendiri pernah mengklaim, "Perubahan pelacakan iklan Apple yang akan datang memberikan keuntungan tidak adil dalam menampilkan iklan di Apple Store dan tempat lain."

Sementara, kebijakan ini tidak berlaku pada aplikasi-aplikasi Apple. Terkait hal ini, Apple pun menyebut, perusahaan tidak berniat untuk membagikan data pengguna ke pihak ketiga, seperti halnya Facebook.

Apple bersikeras bahwa langkah mereka merupakan upaya perlindungan privasi pengguna.

Serupa dengan gugatan Epic Games

Lagi-lagi Mark Zuckerberg merogoh koceknya sendiri untuk donasi ke restoran favoritnya (Foto: unsplash.com/Alex Haney
Lagi-lagi Mark Zuckerberg merogoh koceknya sendiri untuk donasi ke restoran favoritnya (Foto: unsplash.com/Alex Haney

Jika benar Facebook melayangkan gugatan, hal ini akan sama dengan gugatan monopoli yang diajukan oleh Epic Games terhadap Apple pada tahun lalu.

Facebook sendiri bergabung dengan Epic dalam hal mengkritik kebijakan Apple yang dianggap tidak adil.

Sebelumnya, pada Desember 2020, Facebook mengatakan akan memberikan dokumen internal untuk mendukung kasus Epic.

Seperti Epic, Facebook bisa meminta perubahan pada aturan App Store alih-alih ganti rugi berupa uang dari Apple.

Menyoal gugatan ini, Facebook kabarnya mempertimbangkan untuk mengajak perusahaan-perusahaan lain untuk bergabung dalam gugatan tersebut.

Kendati demikian, tidak ada jaminan bahwa Facebook akan benar-benar menuntut Apple.

Apple: perubahan privasi untuk lindungi pengguna

Ilustrasi Apple  (AP Photo/Mary Altaffer, File)
Ilustrasi Apple (AP Photo/Mary Altaffer, File)

Sementara itu, Apple berpendapat, mereka bukanlah vendor smartphone penguasa pasar. Dan peraturan App Store mereka bertujuan untuk mengurangi risiko malware dan penipuan.

Perlu diketahui, kedua perusahaan memang kerap berada dalam posisi berseberangan selama bertahun-tahun. Baru-baru ini bahkan WhatsApp menuding Apple memiliki standar ganda dalam hal label privasi data di iOS.

CFO Facebook Dave Wehner mengatakan, "rencana Apple untuk membatasi pelacakan lintas situs dan aplikasi untuk periklanan bisa berdampak pada pendapatan iklan perusahaan (Facebook)."

CEO Facebook Mark Zuckerberg juga mencerca Apple. Ia menyebut, WhatsApp lebih unggul dalam hal melindungi pesan ketimbang iMessage.

Zuckerberg berpendapat, iMessage menyimpan backup pesan tidak terenkripsi end-to-end secara default, kecuali pengguna menonaktifkan iCloud mereka.

(Tin/Isk)