Facebook Punya CTO Baru Andrew Bosworth, Hardware Jadi Fokus Baru Perusahaan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Facebook dikabarkan mulai serius dengan bisnis hardware-nya. Hal ini dikuatkan dengan keputusan perusahaan mempromosikan Andrew Bosworth sebagai Chief Technology Officer (CTO) Facebook.

Sebelumnya, Andrew Bosworth merupakan kepala divisi hardware yang mengepalai pengembangan Oculus dan perangkat konsumen lainnya. Tugas baru diemban oleh Bosworth menggantikan CTO Facebook Mike Schroepfer yang akan mengundurkan diri tahun depan.

Mengutip The Verge, Kamis (23/9/2021), dalam peran barunya, Brosworth yang karip disapa Boz ini akan lanjut memimpin produk hardware yang dinamai Facebook Reality Labs. Ia juga akan memikul tanggung jawab terkait organisasi software engineering dan upaya Artificial Intelligence Facebook yang lebih luas.

Selanjutnya, Andrew Bosworth akan melaporkan pekerjaannya ke atasan langsung yakni CEO Facebook Mark Zuckerberg. Mark Zuckerberg disebut-sebut tertarik untuk mengembangkan produk kacamata AR dan metaverse.

Bosworth merupakan salah satu eksekutif terlama di Facebook. Ia bergabung dengan Facebook lebih dari 15 tahun lalu. Sebelum menjalankan Reality Labs, ia memimpin divisi iklan dan mengerjakan versi pertama fitur seperti News Feed, Messenger, dan Group.

Andrew Bosworth juga merupakan salah satu eksekutif Facebook yang sering terlibat langsung dengan publik melalui Twitter. Disebutkan, ia merupakan orang kepercayaan Zuckerberg.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Bisnis Hardware Facebook

Portal Plus yang baru saja diperkenalkan Facebook ke publik. (Foto: Facebook)
Portal Plus yang baru saja diperkenalkan Facebook ke publik. (Foto: Facebook)

Meski sudah berkiprah lama dalam bidang software dan jejaring sosial, Facebook masih relatif baru dalam menjual produk hardware untuk konsumen. Perusahaan pun menghadapi skeptisisme tajam dari pelanggan potensial, mengingat skandal privasi sebelumnya.

Kendati demikian, perusahaan secara signifikan meningkatkan upaya pengembangan produk hardware-nya selama beberapa tahun terakhir di bawah pengawasan Bosworth.

Tim Facebook Reality Labs pun kini memiliki lebih dari 10.000 karyawan, menjadikan tim ini sebagai salah satu yang terbesar, di bawah engineering.

"Sebagai CEO kami berikutnya, Boz akan terus memimpin Facebook Reality Labs dan mengawasi pekerjaan seputar augmented reality, virtual reality, dan lainnya. Sebagai bagian dari transisi ini, beberapa grup lain akan bergabung dengan tim Boz," kata Mark Zuckerberg dalam pernyataan.

Menurut Zuckerberg, upaya ini dilakukan untuk membantu membangun metaverse.

CTO Sebelumnya

Facebook (JUSTIN SULLIVAN / AFP)
Facebook (JUSTIN SULLIVAN / AFP)

Sekadar informasi, CTO Facebook sebelumnya, Mike Schroepfer telah menjabat sejak 2013. Dalam sebuah unggahan barunya, Schroepfer mengatakan dirinya berencana untuk tetap terhubung secara mendalam dengan Facebook, mengerjakan inisiatif utama, termasuk merekrut dan mengembangkan talenta-talenta teknis.

Schroepfer juga menyebut dirinya akan mengundurkan diri tahun depan. Ia mengatakan, "akan mendedikasikan lebih banyak waktu untuk keluarga dan upaya filantropi pribadinya."

Mike Schroepfer mengatakan akan mengundurkan diri pada 20 September 2021, sesuai pengajuan SEC-nya.

Bicara soal produk hardware Facebook, saat ini perusahaan punya headset Oculus Quest VR, jajaran perangkat video chat Portal, hingga kacamata pintar yang dilengkapi kamera hasil kerja sama dengan Ray-Ban.

Selain itu Facebook juga mengembangkan kacamata Ar dengan layar di dalamnya. Perusahaan juga mengembangkan jam tangan pintar dengan layar yang bisa dilepas, serta dua kamera pintar.

(Tin/Isk)

Infografis Tentang Facebook

Infografis Data Pengguna Facebook Indonesia Bocor
Infografis Data Pengguna Facebook Indonesia Bocor
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel