Fadhlan akui ada sedikit kendala di renang perairan terbuka PON Papua

·Bacaan 1 menit

Perenang Jawa Barat Aflah Fadhlan Prawira mengakui ada sedikit kendala ketika turun pada PON Papua cabang olahraga renang perairan terbuka nomor 10 km di Teluk Yos Sudarso, Dok 4, Jayapura, Selasa (5/10).

"Memang ada kendala sedikit, di ombak dan di ubur-ubur di awal-awal, namun tadi Alhamdulillah berjalan dengan lancar, cuaca juga gak terlalu panas, semuanya berjalan dengan baik dan hasilnya juga baik," ungkap Fadhlan.

Meski mengakui sempat ada kendala di awal pertandingan, Fadhlan akhirnya bisa keluar sebagai juara dalam kategori putra cabang olahraga renang perairan terbuka nomor 10km PON Papua. Perenang yang tampil di Olimpiade Tokyo ini berhasil menjadi yang terbaik dalam kategori putra setelah mencatatkan waktu 2 jam 2 menit 50 detik serta kecepatan rata-rata 4,884 km/jam.

Ia menilai berenang di laut atau perairan terbuka memiliki kesulitan yang berbeda berbeda karena tiap tempat mempunyai karakteristik yang berbeda.

"Yang pasti ini salah satu spesialnya berenang di laut, di open water jadi tiap laut, tiap venue punya karakter tersendiri. Sebelumnya kita pernah datang ke sini, tim Jawa Barat jadi udah beberapa kali datang ke venue dan Alhamdulillah tafi eksekusinya baik," jelas Fadhlan.

Selanjutnya ia mensyukuri pencapaiannya bisa meraih medali emas dan mempersembahkannya untuk Jawa Barat.

Fadhlan berharap selanjutnya di nomor yang ikuti, dirinya masih bisa kembali menyumbangkan emas untuk kontingen Jawa Barat.

"Dari posisi Alhamdulillah bisa dapat medali emas dipersembahkan buat Jawa Barat, mudah-mudahan di sisa nomor Fadhlan yang turun di kolam juga hasilnya maksimal dan baik juga," harapnya.


Baca juga: Fadhlan raih emas renang perairan terbuka nomor 10km PON Papua
Baca juga: Adinda Larasati amankan medali emas renang perairan terbuka PON Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel