Fakta 3 Raksasa Liga Italia yang Bakal Bertanding Malam Ini: Momentum Bangkit bagi Juventus, Inter Milan dan AS Roma

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Tiga tim raksasa Liga Italia, Juventus, Inter Milan, dan AS Roma akan berlaga malam ini, Rabu (27/10/2021) hingga Kamis (28/10/2021) dini hari WIB. Setelah tertahan dan hanya meraih satu poin pada giornata sebelumnya, kini ketiga tim raksasa itu punya potensi besar meraih tiga poin maksimal pada giornata 10 Serie A Liga Italia ini.

Tiga tim tersebut akan berlaga pada Rabu malam. Juventus akan menjamu Sassuolo, Inter Milan bertandang ke markas Empoli, sementara AS Roma bertandang ke markas Cagliari.

Pada giornata sembilan Serie A Liga Italia, ketiga tim ini sama-sama meraih satu poin. Juventus yang berhadapan dengan Inter Milan dalam derby d'Italia pada giornata sembilan, harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 di Giuseppe Meazza.

Sementara itu, AS Roma yang menghadapi pemuncak klasemen pada saat itu, Napoli, juga harus puas berbagi poin setelah bermain imbang tanpa gol. Hal tersebut membuat Napoli kini tergeser oleh AC Milan dari puncak klasemen Serie A Liga Italia.

AS Roma berada di peringkat keempat dalam klasemen sementara dengan 16 poin, tertinggal dua poin dari Inter Milan yang persis ada di atasnya. Sementara itu, Juventus berada di peringkat keenam dengan 15 poin, atau terpaut satu poin dari AS Roma.

Peta persaingan ketiga tim ini sangat menarik. Jika ada satu dari tiga tim yang terpeleset dalam pertandingan giornata 10 yang digelar nanti malam, praktis tim yang lain bisa menggeser posisi mereka di tabel klasemen.

Lalu seberapa besar peluang ketiga tim tersebut dalam masing-masing pertandingan yang harus mereka jalani dalam giornata 10 Serie A Liga Italia nanti malam? Berikut fakta-faktanya:

Juventus

Pemain Juventus Paulo Dybala (kiri) berebut bola dengan pemain Inter Milan Alexis Sanchez pada pertandingan Serie A di Stadion San Siro, Milan, Italia, Minggu (24/10/2021). Pertandingan berakhir dengan skor 1-1. (AP Photo/Luca Bruno)
Pemain Juventus Paulo Dybala (kiri) berebut bola dengan pemain Inter Milan Alexis Sanchez pada pertandingan Serie A di Stadion San Siro, Milan, Italia, Minggu (24/10/2021). Pertandingan berakhir dengan skor 1-1. (AP Photo/Luca Bruno)
  1. Juventus belum terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi. Dalam 10 laga tersebut, Juventus sukses meraih 8 kemenangan.

  2. Namun, bicara di Serie A Liga Italia musim ini, dari 9 pertandingan yang sudah dijalani Juventus hanya 4 kali menang. Tim asuhan Massimiliano Allegri memang mengawali Serie A Liga Italia musim ini dengan hanya meraih 2 poin dalam 4 laga pertama mereka, berlanjut dengan 4 kemenangan, dan terakhir bermain imbang 1-1 dengan Inter Milan.

  3. Hasil tersebut membuat Juventus baru hanya memiliki surplus dua gol, mencetak 13 gol tapi 11 kali kebobolan di Serie A musim ini.

  4. Menjamu Sassuolo di giornata 10 Serie A Liga Italia, Juventus punya tren yang lebih baik. Bianconeri menang 12 kali dalam 16 laga di Serie A.

  5. Juventus telah mencetak 41 gol ke gawang Sassuolo dalam 16 pertemuan tersebut dan hanya kebobolan 13 gol dari Sassuolo.

  6. Pada musim lalu, Juventus berhasil meraih kemenangan baik di laga kandang maupun tandang. Menariknya, dengan skor identik 3-1.

Inter Milan

Laga bertajuk Derby d'Italia pada giornata kesembilan Liga Italia 2021/2022 berakhir imbang. Inter Milan yang unggul terlebih dahulu mampu disamakan oleh Juventus di menit-menit akhir pertandingan. (AFP/Marco Bertorello)
Laga bertajuk Derby d'Italia pada giornata kesembilan Liga Italia 2021/2022 berakhir imbang. Inter Milan yang unggul terlebih dahulu mampu disamakan oleh Juventus di menit-menit akhir pertandingan. (AFP/Marco Bertorello)
  1. Inter Milan terbilang tidak konsisten dalam setiap laga. Dari 12 laga yang sudah mereka mainkan di semua ajang pada musim ini, hanya meraih 50 persen kemenangan. Enam laga lain berakhir dengan 4 hasil imbang dan 2 kekalahan.

  2. Dari enam kemenangan yang diraih Inter Milan sejauh ini, lima di antaranya diperoleh di Serie A Liga Italia. Artinya dari sembilan laga yang sudah dimainkan, empat laga lain berakhir dengan 3 hasil imbang dan satu kekalahan.

  3. Inter Milan baru satu kali kalah, yaitu kala bertandang ke markas Lazio. Nerazzurri kalah 1-3 dalam laga tersebut.

  4. Jelang bertandang ke markas Empoli, Inter Milan punya tren cukup bagus. Lima kali menjalani laga tandang di Serie A musim ini, Inter Milan sudah 3 kali menang, 1 kali bermain imbang, dan 1 kali kalah.

  5. Inter Milan selalu meraih kemenangan dalam tujuh pertemuan dengan Empoli di Serie A sejak 1 Juni 2015. Bahkan terakhir kalinya Nerazzurri kalah dari Empoli adalah pada 2006.

  6. Dalam 24 kali pertemuan, Inter Milan memang mendominasi dengan 20 kemenangan. Bahkan Inter Milan punya catatan gol yang hampir 3 kali lipat gol Empoli dalam sejarah pertemuan kedua tim. Inter Milan mencetak 53 gol ke gawang Empoli, sementara sebaliknya, Nerazzurri baru 18 kali kebobolan.

AS Roma

Pelatih AS Roma Jose Mourinho (kiri) memberi selamat kepada timnya usai melawan Fiorentina pada pertandingan Serie A di Stadion Olimpiade Roma, Italia, Minggu (22/8/2021). AS Roma menang dengan skor 3-1. (AP Photo/Gregorio Borgia)
Pelatih AS Roma Jose Mourinho (kiri) memberi selamat kepada timnya usai melawan Fiorentina pada pertandingan Serie A di Stadion Olimpiade Roma, Italia, Minggu (22/8/2021). AS Roma menang dengan skor 3-1. (AP Photo/Gregorio Borgia)
  1. AS Roma seakan mengalami penurunan konsistensi dalam beberapa laga terakhir. Sempat meraih kemenangan sempurna dalam enam laga pertama di semua kompetisi pada musim ini, Gialorossi berlanjut dengan 3 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 4 kekalahan.

  2. Tiga kekalahan di antaranya terjadi di Serie A, yaitu 2-3 dari Hellas Verona, 2-3 dari Lazio, dan 0-1 dari Juventus. Sementara satu kekalahan lain berasal dari UEFA Europa Conference League, di mana AS Roma dibantai 1-6 oleh klub Norwegia, Bodo/Glimt.

  3. AS Roma gagal menang dalam tiga laga terakhirnya, kalah 0-1 dari Juventus dan 1-6 dari Bodo/Glimt dan bermain imbang tanpa gol dengan Napoli.

  4. AS Roma tercatat sudah 45 kali bertemu Cagliari, 22 laga di antaranya berhasil dimenangkan oleh Giallorossi. Sementara 23 laga lain berakhir dengan 13 hasil imbang dan 10 kali kekalahan.

  5. AS Roma tercatat sudah mencetak 86 gol ke gawang Cagliari dan kebobolan sampai 64 kali. Artinya, AS Roma tidak terlalu mendominasi dalam sejarah pertemuannya dengan Cagliari.

  6. Tercatat dalam enam pertemuan terakhirnya, AS Roma berhasil meraih tiga kemenangan, dua lain berakhir imbang, dan satu kali kalah. Kebetulan kekalahan AS Roma terjadi dalam pertemuan terakhir mereka pada April 2021, di mana Cagliari menang 3-2 atas Gialorossi.

Peta Persaingan di Serie A Liga Italia Saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel