Fakta Baru dari Pelaku Begal Sepeda Anggota Marinir yang Diungkap Polisi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Indentitas para pelaku begal yang telah menjambret anggota marinir di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 26 Oktober lalu telah diketahui.

"Insya Allah sudah (pelaku teridentifikasi)," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Senin, 2 November 2020.

Yusri mengaku tim khusus dibentuk untuk mengungkap aksi pembegalan yang kini kian marak di Ibu Kota. Dari 14 laporan yang diterima, tujuh berhasil diungkap. Satu di antaranya pembegalan yang menimpa Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko.

Sebelumnya, aksi begal yang terjadi pada anggota marinir ini sempat viral di media sosial. Empat pelaku yang menggunakan motor berusaha merampas tas yang berisi handphone milik korban.

Dari bukti rekaman CCTV, komplotan tersebut terlihat berbagi peran. Dua bertugas melakukan perampasan, lainnya mengawasi sekitar.

Berikut kabar terbaru dari pelaku begal sepeda anggota marinir yang dihimpun Liputan6.com:

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Identitas Pelaku Diketahui

Warga berolahraga saat kegiatan Car Free Day (CFD) di Kawasan Sudirman, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Pada CFD pertama di masa PSBB Transisi, warga Ibu Kota terlihat lebih memilih bersepeda sebagai sarana olahraga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Warga berolahraga saat kegiatan Car Free Day (CFD) di Kawasan Sudirman, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Pada CFD pertama di masa PSBB Transisi, warga Ibu Kota terlihat lebih memilih bersepeda sebagai sarana olahraga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya sudah mengidentifikasi pelaku begal pesepeda di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin 26 Oktober 2020.

Adapun diketahui pesepeda yang menjadi korban ialah anggota Marinir Pangestu Widiatmoko, yang sedang bersepeda sekitar pukul 06.45 WIB.

Dia menuturkan, pihaknya terus bekerja keras untuk mengungkap begal para pesepeda. Bahkan, pihaknya sudah membuat tim khusus.

Pelaku Segera Ditangkap

Warga berolahraga menggunakan sepeda di Bunderan HI Jakarta, Minggu (7/6/2020). Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) masih belom diberlakukan, sampai dengan waktu yang belum ditentukan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Warga berolahraga menggunakan sepeda di Bunderan HI Jakarta, Minggu (7/6/2020). Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) masih belom diberlakukan, sampai dengan waktu yang belum ditentukan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menegaskan, pihaknya segera menangkap pelaku yang membegal anggota Marinir Pangestu Widiatmoko.

"Insya Allah dalam waktu dekat pelaku begal anggota TNI ini akan kita tangkap," kata dia di Polda Metro Jaya, Selasa (3/11/2020).

Nana mengatakan, pihaknya telah mengantongi ciri-ciri dan indentitas pelaku. Saat ini, pihaknya telah memerintah tim untuk melakukan pengejaran.

"Kami serius untuk ungkap kasus ini. Kami sudah profiling dan kami sudah identifikasi," ujar dia.

Rekaman CCTV

Warga bersepeda saat Car Free Day (CFD) di Jalan Layang Non Tol Antarasari, Jakarta, Minggu (28/6/2020). Pemprov DKI Jakarta menggelar HBKB atau CFD di 32 lokasi baru untuk menggantikan HBKB yang ditiadakan di Jalan Sudirman-Thamrin. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Warga bersepeda saat Car Free Day (CFD) di Jalan Layang Non Tol Antarasari, Jakarta, Minggu (28/6/2020). Pemprov DKI Jakarta menggelar HBKB atau CFD di 32 lokasi baru untuk menggantikan HBKB yang ditiadakan di Jalan Sudirman-Thamrin. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sebelumnya, kepolisian terus mencari petunjuk untuk mengungkap kasus pembegalan terhadap anggota marinir tersebut. Upaya yang dilakukan antara lain, memutar ulang rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Dari hasil pengamatan, pelaku diduga berjumlah empat orang dengan menggunakan dua sepeda motor. Terlihat dari rekaman CCTV, keempat pelaku saling berbagi tugas.

Selain memeriksa CCTV, Yusri menerangkan, kepolisian juga telah memeriksa tiga orang saksi. Hingga saat ini pihaknya masih sulit melacak sepeda motor pelaku karena plat nomornya gelap.

"Mereka memang niat itu. Pelat nomornya belum kelihatan," ucap dia.

(Muhammad Sulthan)

Saksikan video pilihan di bawah ini: