Fakta Dahsyat dan Miris Liverpool Jelang Hadapi Leicester City

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVALiverpool akan menjamu Leicester City di Anfield dalam lanjutan Premier League, Senin dini hari WIB, 23 November 2020.

Leicester baru saja tergusur dari puncak klasemen. The Foxes saat ini menempati peringkat ketiga setelah Manchester United dan Chelsea meraih kemenangan atas lawan-lawannya.

Sang juara bertahan Liverpool kini berada di posisi keempat, mengintai Leicester dengan selisih satu angka. Tapi, Liverpool sedang gundah gulana.

Mereka diterjang badai cedera. Trent Alexander-Arnold, Joe Gomez, Virgil van Dijk, dan Fabinho dibekap cedera. Selain itu, Mohamed Salah dinyatakan positif COVID-19. Jordan Henderson juga diragukan kondisinya.

Tak jauh berdeda, tim tamu datang dengan keadaan pincang. Wesley Fofana, Ricardo Pereira, Wilfred Ndidi, Caglar Soyuncu, dan Timothy Castagne dipastikan tidak tampil karena cedera.

Dengan skuad seadanya, Juergen Klopp dari Liverpool dan manajer Leicester Brendan Rodgers harus memutar otak agar timnya bisa meraih poin maksimal. Tentu, untuk merebut posisi puncak.

Bicara statistik, Liverpool sedikit lebih diunggalkan. Opta melansir, ada tiga hegemoni yang dijaga Liverpool. Tapi, bukan berarti Leicester tak punya peluang untuk menghancurkan Liverpool di kandang.

Untuk lebih jelasnya, VIVA sudah merangkum fakta dahsyat dan miris Liverpool jelang hadapi Leicester.

1. Liverpool tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan kandang terakhir mereka di Premier League melawan Leicester (W7 D2), setelah kalah tiga kali berturut-turut melawan mereka di Anfield antara 1997-2000.

2. Leicester hanya memenangkan dua dari 16 pertemuan terakhir mereka dengan Liverpool (D3 L11) di Premier League. Leicester juga tanpa kemenangan dalam enam pertandingan melawan Liverpool sejak kemenangan 3-1 di Stadion King Power pada Februari 2017..

3. Liverpool tidak terkalahkan dalam 63 pertandingan kandang di Premier League. Ini menjadi rekor terlama yang dicatatkan The Reds.

4. Liverpool hanya mencatatkan satu clean sheet dalam 13 pertandingan terakhir mereka di Premier League (2-0 di Chelsea). Mirisnya, Liverpool sejauh ini sudah kebobolan 16 kali. Mereka hanya lebih baik dari tim promosi Leeds United (17 gol) dan West Brom (18 gol)