Fakta-fakta Baliho Puan Maharani Jadi Sasaran Vandalisme

·Bacaan 2 menit

VIVABaliho Ketua DPR RI Puan Maharani menjadi viral lantaran menjadi sasaran vandalisme. Baliho puan dicoret-coret sejumlah orang.

Hingga kini belum diketahui motif pelaku melakukan aksi vandalisme terhadap putri dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu. Seperti apa aksi yang sempat viral itu? Berikut fakta-fakta di balik aksi vandalisme baliho Puan Maharani.

Baliho Puan Maharani terpasang sejak bulan Juni

Baliho Puan Maharani bertebaran di sejumlah titik jalan daerah di Jawa Timur, terutama di Kota Surabaya sejak bulan Juli. Baliho berukuran besar itu hanya menampilkan foto diri Puan berbaju merah khas PDIP dengan tulisan minimalis: Mbak Puan.

Baliho Puan terlihat di antaranya di Jalan Pasar Kembang, Dukuh Kupang, Gunung Sari, Jemur Andayani, Karah Agung, Menur Pumpungan, dan Jalan Kendangsari yang tak jauh dari kantor DPD PDIP Jawa Timur. Juga di Kecamatan Kanigaran, Probolinggo. Keberadaan baliho Puan itu berbarengan dengan isu dirinya bakal maju di Pemilihan Presiden 2024.

Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam berpendapat, munculnya baliho Puan sebagai tanda pemanasan Pilpres 2024. Menurutnya, hal itu sejalan dengan pernyataan sejumlah elite PDIP yang ingin memajukan putri dari sang ketua umum, Megawati Soekarnoputri itu.

Baliho Puan Maharani dicoret pihak tak bertanggungjawab

Baliho itu diketahui berada di depan kantor DPC PDIP Blitar, Jawa Timur. Baliho Puan Maharani itu sudah tersebar di berbagai media sosial. Ada beberapa coretan dan kata-kata tidak patut yang dituliskan pelaku di atas baliho.

Reaksi netizen mengetahui baliho Puan Maharani aksi vandalisme

Beritanya pun telah tersebar diberbagai media sosial. Dikutip dari Instagram @tvonenew, baliho ini sebagai isyarat menuju 2024 mendatang.

Hal tersebut juga dipublikasikan di tiktok dari akun @Anrash yang memperlihatkan tangkapan layer sebuah berita. Warganet pun mengomentari kejadian tersebut.

“Jangan-jangan anggotanya sendiri yang corat-coret,” tulis komentar netizen tiktok.

“Timingnya nggak tepat, pasang baliho dimasa pagebluk, pandemi, PPKM, ekonomi meroket jatuh. Tahan dulu nantilah setelah normal,” komentar lainnya.

Belum saatnya kampanye bu, rakyat lagi susah,” komentar netizen lainnya.

Netizen tersebut menyayangkan aksi Puan Maharani dalam memasang Baliho yang dianggap kampanye untuk pemilihan presiden 2024 mendatang.

Hal tersebut lantaran aksinya tidak tepat karena di masa pandemi ini, masyarakat masih dilanda wabah Covid-19 yang belum kunjung usai.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel