Fakta-Fakta BUMN Istaka Karya Bangkrut

Merdeka.com - Merdeka.com - PT Istaka Karya (Persero) resmi menyandang status pailit atau bangkrut. Istaka Karya merupakan satu dari delapan perusahaan BUMN yang akan dibubarkan pada tahun ini.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyebut, pembubaran ini juga salah satunya sebagai antisipasi perubahan model bisnis saat masa Covid-19 dan pasca-Covid-19.

Berikut daftar kedelapan perusahaan BUMN yang akan dibubarkan tersebut antara lain:

- PT Industri Gelas (Persero)
- PT Merpati Nusantara Airlines (Persero)
- PT Kertas Leces (Persero)
- PT Istaka Karya (Persero)
- PT Kertas Kraft Aceh (Persero)
- PT Industri Sandang Nusantara (Persero)
- PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero)
- PT PLN Batubara

Berikut merdeka.com akan merangkum sejumlah fakta bangkrutnya Istaka Karya.

1. Pesangon Karyawan Tunggu Hasil Penjualan Aset

karyawan tunggu hasil penjualan aset
karyawan tunggu hasil penjualan aset.jpg

Direktur Utama PPA, Yadi Jaya Ruchandi mengatakan, pihaknya menghormati putusan pengadilan atas pembatalan homologasi Istaka Karya sebagai upaya untuk memberikan kepastian hukum kepada seluruh pihak.

"Terkait dengan seluruh kewajiban Istaka Karya kepada pihak ketiga, termasuk kewajiban gaji dan pesangon kepada eks karyawan, akan diselesaikan dari penjualan seluruh aset perusahaan melalui mekanisme lelang oleh Kurator sesuai dengan penetapan Pengadilan," ujar Yadi.

Sejak putusan homologasi pada tahun 2013, Istaka Karya tidak menunjukkan perbaikan kinerja. Per tahun 2021, Istaka Karya memiliki total kewajiban sebesar Rp1,08 triliun dengan ekuitas perusahaan tercatat minus Rp570 miliar. Sementara itu, total aset perusahaan tercatat senilai Rp514 miliar.

2. Eks Karyawan Bisa Direkrut BUMN Lain

karyawan bisa direkrut bumn lain
karyawan bisa direkrut bumn lain.jpg

Kementerian BUMN membuka diri untuk kembali mempekerjakan eks karyawan Istaka Karya kepada BUMN lainnya. Khususnya yang bergerak di sektor konstruksi.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mencontohkan, saat ini, terdapat sejumlah eks karyawan Istaka Karya yang telah dipekerjakan kembali oleh Kementerian BUMN di berbagi perusahaan konstruksi milik negara.

"Soal karyawan ada juga yang kita serap di bumn-bumn sejenis (konstruksi) yang memang mereka butuhkan. Itu kita lakukan juga," tutupnya.

3. Rekam Jejak Istaka Karya

jejak istaka karya
jejak istaka karya.jpg

Istaka Karya merupakan Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang bergerak di bidang konstruksi. Walaupun kurang terdengar dibandingkan perusahaan BUMN usaha konstruksi lainnya seperti Waskita Karya, Adhi Karya, hingga Wijaya Karya, namun perusahaan BUMN yang baru dipailitkan tersebut cukup lama beroperasi.

Istaka Karya sebelumnya bernama PT Indonesian Consortium of Construction Industries (ICCI) yang merupakan suatu konsorsium beranggotakan 18 perusahaan konstruksi Indonesia yang didirikan pada 1979. Lalu, berganti nama menjadi Istaka Karya pada 27 Maret 1986 silam.

Adapun sejumlah proyek yang pernah ditangani oleh Istaka Karya, yakni:

1. Proyek jalan layang non tol Kampung Melayu-Tanah Abang di Provinsi DKI Jakarta
2. Underpass Kentungan di Provinsi Yogyakarta
3. Segmen V Proyek Jalan Trans Papua ruas Wamena-Mamugu
4. Jalan Tol Cikopo-Palimanan

[bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel