Fakta-fakta Menarik Tentang Kongres Sarekat Islam di Surabaya

Syahdan Nurdin, rhasanudin43-567
·Bacaan 3 menit

VIVA – Tahukan kalian di mana kongres Sarekat Islam dilaksanakan? Ya kota ini biasa dikenal dengan sebutan kota pahlawan karena dikenal dengan sejarahnya mengenai perjuangan arek-areknya yang patut diperhitungkan dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dari serangan penjajah.

Apalagi kalau bukan Kota Surabaya nih. Banyak fakta loh yang jarang diketahui mengenai kongres ini, penasaran? Baca sampai habis ya jangan sampe kelewat oke!

Sebelum kita bahas ke kongresnya, kita bahas dahulu ya mengenai apa itu Sarekat Islam. Sarekat Islam sendiri merupakan sebuah organisasi perdagangan yang ketika awal didirikannya bernama Sarekat Dagang Islam yang didirikan pada 16 Oktober 1905 di Surakarta oleh H.Samanhudi yang beranggotakan para saudagar Islam.

Organisasi ini didirikan oleh H. Samanhudi bersama kawan-kawan yang ketika itu perkumpulan ini merupakan sebuah perkumpulan pedagang-pedagang yang menentang terhadap politik Belanda yang telah memberi keleluasaan masuknya pedagang asing untuk menguasai komplar ekonomi rakyat pada masa itu.

Ada beberapa hal menarik loh mengenai sarekat Islam ini ada beberaspa tokoh Indonesia yang ikut mendirikan organisasi serupa, seperti halnya R.M. Tirtoadisuryo pada tahun 1909 membentuk organisasi Serikat Dagang Islamiah di Batavia.

Dan satu tahun setelahnya Tirtoadisuryo ini membentuk organisasi serupa di Buitenzorg.

Selain itu, H.O.S. Tjokroaminoto juga pada tahun 1912 mendirikan organisasi serupa di Surabaya. Nah, bersama Hasan Ali Suratin, Tjokroaminoto masuk Sarekat Islam (SI).

H.O.S. Tjokroaminoto (pemimpin besar Sarekat Islam)
H.O.S. Tjokroaminoto (pemimpin besar Sarekat Islam)

H.O.S. Tjokroaminoto (pemimpin besar Sarekat Islam)

Pada tahun 1912, Tjokroaminoto yang terpilih sebagai petingginya dan mengubah nama Sarekat Dagang Islam (SDI) sebagai Sarekat Islam (SI). Tujuan perubahan nama tersebut adalah agar organisasi tidak hanya bergerak dalam bidang ekonomi, tetapi juga dalam bidang lain seperti politik.

Sekarang kita akan menguak nih fakta fakta mearik dari Sarekat Islam Kongres yang diadakan di Surabaya.

Dari buku karya Hazeu G. A. J. yang diterbitkan tahun 1920 di kantor percetakan Negara mengatakan bahwasannya Kongres Nasional Keempat Perkumpulan Sarekat Islam Pusat diselenggarakan di Surabaya.

Pertemuan tahun 1919 tersebut, diawasi oleh para pejabat Belanda. Sarekat Islam melahirkan kekhawatiran bangkitnya Umat Islam di Hindia Belanda. Pertemuan "Nasional" Sarekat Islam berlangsung pagi hari di gedung Royal-standar Bioseope di Baliwerti dengan suasana sangat meriah.

Peristiwa tersebut dicatat dalam buku Sarekat-Islam congres yang ditulis oleh Dr. G.A.J Hazeu tahun 1919. Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai organisasi di luar Sarekat Islam serta melibatkan para pejabat Belanda maupun Pribumi pada Pemerintahan Hindia Belanda.

Gedungnya telah disediakan secara gratis untuk dewan C.5.1 oleh administrator untuk pertemuan pagi selama minggu konferensi. Semua rapat publik dihadiri oleh Komisaris Pemerintah Urusan Pribumi dan Arab. Dr. G. A. J. Hazeu dan pejabat yang dilampirkan pada petugas ini.

Presiden Surabaya, Mr. CJACT Hiljé; Kapolres MFF Beltgens; Kapolres dan beberapa asisten wedono kepolisian. Bupati dan Patih Surabaya hadir dalam beberapa pertemuan; Bupati Grisee, Asisten Residen Djom-bang, Sekda, aparat Polri lainnya, dan PNS asli Polres Garoet.

Konferensi hari itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah Pasoeroean, A. Muhlenfeld, serta delegasi dan pihak berkepentingan dari asosiasi politik (Boedi Oetomo, Partai Nasional India (Insulinde), Ind Soc. Association) dan Trade Unions. ers - Pers Eropa secara teratur diwakili oleh editor Weekblad van Indië, J. Reporter Soerabajaasch Handelsblad, Brunsveld van Hulten dan reporter khusus Bataviaasch Nieuwsblad dan Locomotief, C. van de Kamer.

Tahun diadakannya kongres ini 1919. Mengenai pembentukan federasi serikat pekerja, banyak perwakilan dari serikat pekerja / buruh.yang hadir acara ketika pembahasan mengenai federasi.

Ketua membuka rapat dengan kata-kata selamat datang kepada mereka yang hadir dan mendedikasikan beberapa kata kesedihan kepada para pemimpin yang tidak hadir di penjara.

Dia menunjuk pada pentingnya Kongres sehubungan dengan kebutuhan untuk membuat front yang kuat melawan banyak musuh gerakan kerakyatan, yang sedang mengumpulkan kekuatan mereka untuk membunuhnya dan, khususnya, Sarekat Islam. Nah, temen-temen itulah beberapa fakta mengenai Kongres Sarekat Islam yang diadakan di Surabaya. Semoga Bermanfaat ya.