Fakta Jamur Enoki yang Mengandung Bakteri Listeria Monocytogenes Berbahaya

Fimela.com, Jakarta Jamur enoki menjad topik erbincangan hangat. Menjadi salah satu bahan makanan yang populer dan mudah diolah, kini ada fakta baru yang mengejutkan. Jenis jamur yang sering ditemukan dalam hidangan Jepang dan Korea ini ternyata tercemar bakteri berbahaya.

Seperti yang dikutip dari Liputan6.com, Kementrian Pertanian (Kementan) melalui Badan Ketahanan Pangan telah memerintahkan para importir untuk menarik dan memusnahkan produk jamur enoki dari Green Co Ltd asal Korea Selatan.

Hal ini karena adanya informasi jika jamur enoki asal Korea Selatan tercemar bakteri Listeria Monocytogenes. Berikut fakta penting tentang jamur enok yang tengah viral.

1. Mengandung Bakteri Listeria Monocytogenes

Ilustrasi Jamur Enoki Credit: shutterstock.com

Bakter ini sangat kuat dan memliki daya tahan yang terhadap panas, asam, dan garam. Sanggup berkembang dan tumbuh di suhu 4 derajat lemari pendingin, bakteri ini juga tersebar di tanah, limbah, air, dsb.

2. Mampu menyebbkan infeksi serius

Bakteri ini bisa menyebabkan hal fatal pada bayi, anak-anak, orang sakit, dan lanjut usia. Selain itu, sistem kekebalan tubuh juga akan menurun. Bagi orang sehat yang terserang, maka mereka bisa mengalami gejala pendek seperti demam tinggi, sakit kepala parah, pegal, mual, sakit perut dan diare. Listeriosis merupakan nama penyakit yang disebabkan oleh bakteri L. monocytogenes.

Pada kasus yang parah dapat menyebabkan leher kaku, kebingungan, kehilangan keseimbangan, hingga kejang-kejang. Bakteri ini juga sangat berbahaya bagi ibu hamil karena dapat menyebabkan keguguran, prematur, dan kematian pada bayi.

2. Diimbau untuk dimusnahkan

Kementan melalui Badan Ketahanan Pangan telah menarik dan memusnahkan produk jamur enoki dari Green Co Ltd asal Korea Selatan. Hal ini disebabkan oleh informasi dari International Authority Network (INFOSAN), jaringan otoritas keamanan pangan internasional di bawah FAO/WHO, terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) pada Maret-April 2020 di Amerika Serikat, Kanada, dan Australia, akibat mengkonsumsi jamur enoki asal Korea Selatan yang tercemar Bakteri Listeria Monocytogenes.

3. Menyebabkan Kejadian Luar Biasa

Ilustrasi Jamur Enoki Credit: shutterstock.com

Walau di Indonesia belum ditemukan kasus yang disebabkan bakteri pada jamur enoki, namun rentan Maret-April, Amerika Serikat, Kanada, dan Australia, telah mengalami Kejadian Luar Biasa. Di Amerika Serikat, 36 pasien tercatat dan tersebar di 17 negara bagian. Selain itu, kematian juga terjadi di California, dan ada juga yang mengalami di Hawaii, New Jersey, serta 6 kasus pada wanita hamil yang sebabkan keguguran.

4. Tidak menimbulkan gejala langsung

Bakteria dapat bertahan hidup dalam suhu dingin dan menyebar ke permukaan makanan lainnya. Bahkan gejalanya juga tidak terjadi secara langsung, namun biasanya akan muncul empat minggu setelah seseorang konsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri Listeria.

 

#ChangeMaker