Fakta Jenderal Pentolan Pasukan Tengkorak TNI Orang Dekat SBY

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Perlu dicatat bahwa satuan elite yang dimiliki Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bukan hanya Komando Pasukan Khsusus (Kopassus). Akan tetapi, ada pula satuan Para Raider yang berada dalam jajaran Divisi Infanteri (Divif) 1/Kostrad (Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat).

Dirangkum VIVA Militer dari berbagai sumber, salah satu pasukan elite yang dimiliki Kostrad ada di Batalyon Infanteri (Yonif) Para Raider 305/Tengkorak.

Sejak berdiri pada 7 September 1949, tercatat sudah ada 41 orang Perwira Menengah (Pamen) TNI Angkatan Darat yang memimpin Yonif Para Raider 305/Tengkorak. Ada beberapa nama besar yang pernah menjadi Komandan Yonif (Danyonif) Para Raider 305/Tengkorak.

Ada nama mendiang Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Agus Wirahadikusmah, mantan Panglima Kostrad (Pangkostrad) periode 29 Maret 2000 hingga 1 Agustus 2000.

Selain itu, ada pula Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu. Seperti yang diketahui, Ryamizard juga pernah menjadi Pangkostrad pada 1 Agusts 2000 hingga 4 Juni 2002.

Sebelum itu, pria yang juga pernah menjadi Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) sempat menjadi orang nomor satu di lingkungan TNI Angkatan Darat. Ryamizard ditunjuk menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) pada 4 Juni 2002, dengan masa bakti hingga 5 Februari 2000.

Ternyata, selain kedua Purnawirawan Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat itu ada satu nama lain yang juga memiliki karier cemerlang. Ya, dia adalah Mayjen TNI Agus Rohman.

Seperti kedua seniornya, Agus juga pernah memimpin satuan tempur elite Kostrad. Saat masih berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf.) TNI, Agus dipercaya menjadi Danyonif Para Raider 305/Tengkorak.

Agus juga diketahui pernah menjadi Ajudan Presiden Republik Indonesia (RI) ke-6, Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Agus menjadi orang dekat SBY mulai 2009 hingga 2012.

Pada 2018, Agus mendapat promosi kenaikan pangkat menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) TNI dengan tugas baru sebagai Panglima Divif (Pangdivif) 1/Kostrad. Kemudian pada 20 Juli 2020, Agus mendapat tugas baru sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVI/Pattimura.