Fakta Menarik di Balik Laris Manis Mukena di Masa Pandemi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Masa pandemi turut berimbas pada menurunnya minat masyarakat pada pembelian barang yang bukan bersifat mendesak. Namun ternyata, ada fakta menarik terkait daya beli untuk kategori produk di fesyen Muslim.

Head of Category Development (Fashion) Tokopedia Falah Fakhriyah menyampaikan, selama masa pandemi ini, beberapa item yang paling banyak digandrungi, mulai dari jilbab, pasmina, hingga mukena. Jilbab dan pasmina tentu jadi item yang selalu berhasil mencuri atensi.

"Yang menarik justru mukena, ternyata makin banyak orang belanja mukena dan UMKM lokal banyak yang produksi mukena-mukena yang fit in ke kondisi sekarang," kata Falah dalam Virtual Media Briefing Muslim Fash Forward, Selasa (24/8/2021).

Falah mencontohkan,saat sedang beraktivitas di luar rumah kala pandemi, tidak bisa lagi menggunakan mukena dari masjid untuk mencegah penularan Covid-19. Maka, salah satu jalan keluarnya adalah dengan membawa mukena sendiri.

Peluang ini yang ditangkap oleh para pelaku UMKM. Tak sedikit dari mereka, dikatakan Falah, yang memproduksi mukena yang menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

"Jadi banyak banget yang produksi prayer set yang travel yang bentuknya kecil gampang dibawa-bawa," tambahnya.

Menurut Falah, juga kian banyak UMKM yang menghadirkan mukena lengkap dengan sajadahnya. Hal tersebut sebagai wujud dari kegigihan UMKM lokal yang kreatif dalam menuangkan ide.

"UMKM beradaptasi jadi bikin ingin beli terus," lanjut Falah.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Vivi Zubedi

Virtual Media Briefing Muslim Fash Forward. (dok. Tokopedia)
Virtual Media Briefing Muslim Fash Forward. (dok. Tokopedia)

Vivi Zubedi selaku pemilik usaha fesyen Muslim dengan namanya sendiri menyebutkan pandemi memunculkan kondisi yang cukup dinamis dan membuatnya turut membaca pasar. Di sisi lain, barang-barang yang paling banyak dicari masih sama dari sebelumnya, seperti jilbab dan pasmina.

"Bedanya, ada monogram Vivi Zubedi, kita bikin travel mukena yang ada ciri khas kita, pasmina-pasmina instan, semi mukena yang dicari karena praktis," kata Vivi.

Item-item fesyen seperti atasan, tunik, hingga dress juga masih jadi yang paling dicari. "Tetapi yang tertinggi itu mukena travel dan pasmina-pasmina," tambahnya.

Muslim Fash Forward

Tokopedia Muslim Fash Forward. (dok. Tokopedia)
Tokopedia Muslim Fash Forward. (dok. Tokopedia)

Tokopedia berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis, termasuk para pegiat UMKM lokal. Sinergi ini terjadi karena tingginya antusiasme masyarakat terhadap kebutuhan fesyen Muslim lokal.

Kampanye bertajuk Muslim Fash Forward ini berlangsung selama 24 Agustus hingga 10 September 2021. Selama kampanye ini, ragam merek fesyen Muslim ternama turut menghadirkan promo, termasuk diskon hingga 90 persen hingga flash sale mulai dari Rp15 ribu.

Bakal ada juga Rilisan Spesial, yakni produk eksklusif yang hanya bisa didapatkan melalui Tokopedia. Ada pula program "Bersatu dalam Kebaikan", 10 persen dari hasil penjualan akan didonasikan melalui Tokopedia Salam untuk mendukung pengembangan bisnis UMKM lokal.

Infografis Eksistensi Sepatu Lokal di Tanah Air

Infografis Eksistensi Sepatu Lokal di Tanah Air. (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Eksistensi Sepatu Lokal di Tanah Air. (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel