Fakta Menarik Kekalahan Timnas Indonesia dari Afghanistan Jelang Piala AFF 2020: Gagal Revans

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia gagal memetik kemenangan dalam laga uji coba internasional yang juga merupakan persiapan menuju Piala AFF 2020. Tim Merah-Putih kalah dengan skor tipis 0-1 dari Afghanistan di Gloria Sports Arena, Antalya, Turki, Selasa (16/11/2021) WIB.

Tampil agresif dengan mengimbangi permainan Afghanistan, Timnas Indonesia sempat memiliki peluang mencetak gol. Dua peluang terbaik di awal permainan datang dari Witan Sulaeman dan Dedik Setiawan, namun masih melebar.

Begitu juga ketika Timnas Indonesia mengklaim mendapatkan hadiah tendangan penalti, saat Dedik Setiawan dijatuhkan pemain lawan di area terlarang. Namun tak dianggap sebagai pelanggaran oleh wasit.

Afghanistan yang tampil sebagai tim tamu, justru unggul dulu lewat gol di menit ke-85. Mustafa Hadid memberi umpan di area kotak penalti Timnas Indonesia. Omid Popalzay pun langsung meresponsnya dengan tendangan mulus masuk ke gawang Riyandi.

Kekalahan ini akan melecut motivasi Ezra Walian dkk. untuk persiapan menuju ajang Piala AFF 2020. Karena selanjutnya Timnas Indonesia akan kembali melakoni laga uji coba melawan Myanmar, 25 November 2021.

Layak untuk disimak adalah beberapa fakta menarik dalam pertandingan Timnas Indonesia kontra Afghanistan yang berakhir dengan kedudukan 0-1.

Berikut rangkumannya versi Bola.com:

Gol Semata Wayang

Ricky Kambuaya tidak ketinggalan dengan melakukan percobaan setelah kerja sama rapi rekan-rekannya di lini tengah. Di dekat kotak penalti, pemain Persebaya Surabaya melepas tembakan keras dengan kaki kirinya di menit ke-70. Lagi-lagi, tembakannya belum menemui sasaran. (Dok. PSSI)
Ricky Kambuaya tidak ketinggalan dengan melakukan percobaan setelah kerja sama rapi rekan-rekannya di lini tengah. Di dekat kotak penalti, pemain Persebaya Surabaya melepas tembakan keras dengan kaki kirinya di menit ke-70. Lagi-lagi, tembakannya belum menemui sasaran. (Dok. PSSI)

Timnas Indonesia sebenarnya tidak kalah dalam menciptakan peluang ke gawang Afghanistan. Pada babak pertama anak asuh Shin Tae-yong menggempur pertahanan lawan, seperti peluang dari Witan Sulaeman dan Dedik Setiawan

Begitu juga di paruh kedua dengan masuknya Ezra Walian yang cukup menambah daya gedor Timnas Indonesia. Namun justru tim lawan yang sanggup memecah kebuntuan.

Afghanistan tampil sebagai tim unggul dulu lewat gol di menit ke-85. Mustafa Hadid memberi umpan di area kotak penalti Timnas Indonesia. Omid Popalzay pun langsung meresponsnya dengan tendangan mulus dan masuk ke gawang Riyandi setelah pertahanan Tim Garuda seakan kehilangan konsentrasi.

Gol yang dicetak Omid Popalzay menjadi satu-satunya yang tercipta pada pertandingan ini.

Gagal Revans

Penyerang Persib Bandung, Ezra Walian pun tak ketinggalan. Sejumlah peluang yang dimiliki Ezra masih mampu diamankan barisan pertahanan Afghanistan. (Dok.PSSI)
Penyerang Persib Bandung, Ezra Walian pun tak ketinggalan. Sejumlah peluang yang dimiliki Ezra masih mampu diamankan barisan pertahanan Afghanistan. (Dok.PSSI)

Kekalahan yang dialami Timnas Indonesia sekaligus menjadi catatan yang kedua dalam pertemuan dengan Afghanistan. Seperti diketahui, hasil di Antalya ini merupakan pertemuan kedua Timnas Indonesia kontra Afghanistan.

Pertemuan pertama terjadi pada 25 Mei 2021 lalu di Uni Emirat Arab. Sayangnya tim Merah-putih menyerah 2-3 di partai tersebut. Tiga gol lawan hanya bisa dibalas dua kali yang masing-masing dicetak oleh Egy Maulana Vikri dan Adam Alis.

Elkan Baggott Tampil Selama 70 Menit

Elkan Baggott melakoni debut bersama Timnas Indonesia senior di laga uji coba melawan Afghanistan. (Tangkapan Layar Vidio)
Elkan Baggott melakoni debut bersama Timnas Indonesia senior di laga uji coba melawan Afghanistan. (Tangkapan Layar Vidio)

Pertandingan antara Timnas Indonesia kontra Afghanistan sekaligus menandai kembalinya Elkan Baggott. Ia dipercaya tampil sejak menit pertama oleh pelatih Shin Tae-yong untuk berduet dengan Fachrudin Aryanto.

Secara umum penampilannya cukup apik, karena tidak hanya piawai dalam mengawal pertahanan. Elkan Baggott ikut membantu penyerangan dalam menciptakan peluang.

Momen itu terjadi pada menit kelima saat bek Elkan Baggott membantu serangan pada menit keempat. Dari tengah lapangan, dia mengirim umpan ke sayap kiri pada Witan Sulaeman. Bola diteruskan ke Ricky Kambuaya dengan menghasilkan tembakan yang masih melenceng dari gawang lawan.

Shin Tae-yong akhirnya memutuskan untuk menarik keluar Elkan Baggott demi menghindari kemungkinan cederanya berpengaruh lebih buruk. Victor Igbonefo pun masuk lapangan.

Statistik Lainnya

Jelang berakhirnya babak pertama, Afghanistan gencar melakukan serangan. Beruntung, jantung pertahanan Timnas Indonesia yang dikawal Pratama Arhan masih sigap menghalaunya. (Dok. PSSI)
Jelang berakhirnya babak pertama, Afghanistan gencar melakukan serangan. Beruntung, jantung pertahanan Timnas Indonesia yang dikawal Pratama Arhan masih sigap menghalaunya. (Dok. PSSI)

Afghanistan mampu mencetak gol kemenangan ke gawang Timnas Indonesia melalui Omid Popalzay. Adapun statisktik lain dalam pertandingan ini antara lain, Afghanistan mencatat lima kali sepak pojok berbanding dua untuk Timnas Indonesia.

Afghanistan tiga kali mengirimkan tendangan ke arah gawang, sementara Timnas Indonesia hanya satu. Skuad racikan Shin Tae-yong empat kali melepas tembakan melebar, dan Afghanistan punya tiga kali kesempatan.

Disusul Afghanistan melakukan pelanggaran sebanyak 10 kali berbanding enam kali yang dilakukan. Satu-satunya kartu kuning dikeluarkan oleh wasit kepada gelandang Afghanistan, Farshad Noor yang pernah bermain untuk Persib Bandung.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel