Fakta Mengerikan dan Senjata Juventus Penghancur Parma

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVAJuventus bakal diuji Parma dalam misi meraih tiga poin dalam lanjutan Serie A. Juventus akan dijamu sang tuan rumah di Stadion Ennio Tardini, Minggu dini hari WIB, 20 Desember 2020.

Juve kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan poin 24 dari 12 laga. Mereka tertinggal empat poin dari AC Milan di puncak klasemen.

Pada laga sebelumnya, pasukan Andrea Pirlo gagal meraih kemanangan, Mereka ditahan 1-1 oleh Atalanta di Allianz Stadium.

Baca Juga: Fakta Baru Floyd Mayweather Bisa Bikin Hati Mike Tyson Remuk

Sedangkan Parma saat ini terdampar di peringkat ke-14 dengan poin12. Tim besutan Fabio Liverani baru menang dua kali dari 12 pertandingan.

Ada sejumlah faktor yang membuat Juventus lebih diunggulkan atas Parma. Di antaranya adalah status sebagai juara bertahan dan bergelimang pemain bintang. Cristiano Ronaldo tentu akan menjadi senjata utama Pirlo di lini depan.

Selain itu, Juventus juga memiliki sejumlah catatan dan fakta mengerikan. Baik itu dari laga-laga sebelumnya maupun sejarah pertemuan mereka dengan Parma. Berikut sejumlah fakta mengerikan jelang Juventus tantang Parma, dilansir Opta:

1. Juventus telah memenangkan enam dari delapan pertandingan Serie A terakhir mereka melawan Parma (S1 K1).

2. Juventus telah memenangkan enam pertandingan Serie A terakhir mereka melawan Parma. Hebatanya lagi, Juventus mencatatkan empat clean sheet dalam prosesnya.

3. Gol pertama dari tiga brace Álvaro Morata di Serie A terjadi saat melawan Parma, saat ia mencetak dua gol dalam kemenangan 7-0 untuk Juventus pada November 2014.

4. Parma gagal mencetak gol dalam tiga dari enam pertandingan kandang terakhir mereka melawan Juventus di Serie A. Sebelumnya Parma mampu mencetak setidaknya satu gol di 17 laga dari 19 pertandingan kandang mereka melawan Juventus.

Baca Juga: Gawat, Conor McGregor Dipecundangi Habis-habisan Jake Paul

5. Pemain Juventus, Federico Chiesa telah mencetak lebih banyak gol daripada pemain lain yang lahir setelah 1996 di Serie A (27).

6. Sejak kalah dari Barcelona di matchday 2 Liga Champions pada 29 Oktober 2020, Juventus tidak pernah kalah dalam 11 pertandingan terakhir.