Fakta Mengerikan Timnas Indonesia meski Dikalahkan Afghanistan

·Bacaan 2 menit

VIVATimnas Indonesia kalah tipis dari Afghanistan dalam laga uji coba di Lapangan Iranian Club, Dubai, Uni Emirat Arab, Selasa, 25 Mei 2021. Timnas Indonesia menyerah 2-3.

Indonesia sempat dikejutkan dengan permainan ganas Timnas Afghanistan. Mereka langsung tancap gas dan meninggalkan Indonesia dua gol tanpa balas di babak pertama.

Pada awal babak kedua, Afghanistan kembali mencetak gol dan membuat Indonesia tertinggal 0-3.

Situasi ini membuat pelatih Shin Tae-yong melakukan banyak pergantian dengan menarik Yakob Sayuri, Firza Andika, Rachmat Irianto, Osvaldo Haay, dan Witan Sulaeman.

Mereka digantikan Genta Alparedo, Pratama Arhan, Nurhidayat Haji Haris, Syahrian Abimanyu, hingga Adam Alis.

Pergantian pemain ini terbukti jitu. Pada menit ke-59 Egy Maulana Vikri mencetak gol sekaligus membuat Timnas Indonesia memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3.

Lima menit berselang giliran Adam Alis yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol yang dicetak Adam Alis lahir usai memanfaatkan bola muntah, tendangan bebas Egy pada menit ke-64.

Pada waktu yang tersisa, Timnas Indonesia terus menggempur pertahanan Afghanistan. Namun, skor 2-3 bertahan hingga laga bubar.

Meski kalah, perjuangan pemain Indonesia patut diacungi jempol. Sebab, mereka tak mau menyerah meski sudah dihajar tiga gol lebih dulu

Apalagi, pada laga ini, Timnas Indonesia didominasi pemain-pemain muda dan minim pengalaman di level senior. Lihat saja faktanya:

VIVA merangkum, dari 11 pemain yang diturunkan sebagai starter, hanya dua pemain yang sudah pernah memiliki pengalaman membela Timnas Indonesia senior, yakni Osvaldo Haay dan Andy Setyo Nugroho.

Selain itu, fakta mengerikan di laga ini adalah pemain tertua Timnas Indonesia dalam laga tersebut baru berusia 27 tahun yakni Ady Setiawan.

Adapun pemain termuda yang menjadi starter adalah gelandang Witan Sulaeman. Dia masih berusia 19 tahun.

Jika dibandingkan dengan pemain Afghanistan terlihat sangat kontras. Mereka diperkuat pemain-pemain berpengalaman yang memasuki usia emas, bahkan beberapa pemain yang dipanggil sudah di atas 30 tahun.


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel