Fakta Mengerikan Usai Juventus Hancurkan Inter Milan

·Bacaan 3 menit

VIVAJuventus meraih kemenangan saaat menjamu Inter Milan dalam laga lanjutan Serie A di Allianz Stadium, Sabtu 15 Mei 2021.

Duel berlangsung ketat dan panas sejak awal laga. Tercatat, ada tiga penalti, dua kartu merah, dan satu gol bunuh diri.

Juve membuka keuggulan usai mendapatkan hadiah penalti di menit 24. Wasit Giampaolo Calvarese menunjuk titik putih. Dari tayangan VAR, terlihat Matteo Darmian menjatuhkan Giorgio Chiellini di kotak terlarang.

Kiper Inter, Samir Handanovic mampu menepis tendangan penalti Cristiano Ronaldo. Namun, bola rebound langsung disambar Ronaldo menjadi gol.

Menit ke-35 giliran Inter Milan yang dapat penalti. Penyebabnya, Matthijs de Ligt menjatuhkan Lautaro Martinez di kotak terlarang.

Romelu Lukaku yang maju sebagai eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Dia mampu mengecoh kiper Juve, Wojciech Szczesny.

Di penghujug babak pertama, Juve kembali unggul. Tendangan dari Juan Cuadrado mengecoh kiper Inter, Samir Handanovic.

Petaka untuk Juve datang di menit 55. Mereka harus bermain dengan 10 orang usai Rodrigo Bentancur menerima kartu kuning kedua. Dia melakukan pelanggaran terhadap Romelu Lukaku.

Inter menyamakan kedudukan di menit 83. Setelah melihat VAR, wasit menganggap Giorgio Chiellini membuat gol bunuh diri. Gol tersebut terjadi setelah terjadi kemelut di depan gawang Bianconeri.

Menit ke-88, Juve mendapatkan hadiah penalti usai Juan Cuadrado dijatuhkan Ivan Perisic di kotak terlarang. Juan Cuadrado yang maju sebagai eksekutor tak membuat kesalahan. Dia membuat Juve unggul 3-2.

Pada masa injury time, Inter juga harus bermain dengan 10 orang. Marcelo Brozovic harus meninggalkan lapangan usai menerima kartu kuning kedua.

Skor 3-2 untuk keunggulan Juve bertahan hingga laga usai. Tim besutan Andrea Pirlo kembali membuka jalan lolos ke Liga Champions. Mereka naik ke posisi keempat dengan 75 poin dari 37 laga.

Sedangkan Inter tetap tak tergoyahkan di puncak klasemen dengan 88 poin dari 37 laga. Mereka unggyl 10 angka dari pesaing terdekat, Atalanta.

Sejumlah fakta tercipta pada laga ini. Salah satunya adalah Juventus menegaskan kedigdayaanya atas Inter Milan. Juve tidak terkalahkan di lima pertandingan kandang terakhir di Serie A.

Selain itu, terdapat fakta-faka lainnya. Seperti apa? Berikut rangkumannya dilansir Opta


1. Juan Cuadrado adalah pemain pertama dari Juventus yang mencetak dua gol melawan Inter di Serie A sejak Darko Kovacevic melakukannya pada kemenangan 2-1 di April 2000 lalu.

2. Juventus tidak terkalahkan di lima pertandingan kandang terakhir di Serie A saat mereka menerima kartu merah melawan Inter (M4 D1).

3. Untuk pertama kalinya pertandingan antara Juventus melawan Inter ada dua penalti di babak pertama sejak 2004-05 .

4. Cristiano Ronaldo melakukan debut seniornya bersama Sporting Lisbon pada Agustus 2002 melawan Inter di babak kualifikasi Liga Champions. Bintang Portugal itu kini telah mencetak lima gol dalam 11 pertandingan di semua kompetisi melawan Nerazzurri (M6 S4 K1).

5. Juventus (13) dan Inter (14) sama-sama mencetak gol terbanyak melalui sundulan di antara semua tim di Serie A musim ini. Nerazzurri juga kebobolan gol sundulan paling sedikit di kompetisi 2020/21.

6. Juventus selalu kebobolan setidaknya satu gol dalam 14 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi; Juve terakhir kali mengalami penurunan performa selalu kebobolan lebih lama pada tahun 1955 (21 pertandingan berturut-turut).

7. Inter menambah panjang catatan tak pernah menang dalam laga tandang melawan Juventus. Terakhir kali Inter menang di laga tandang melawan Juventus di Serie A terjadi pada November 2012 (3-1 berkat dua gol Diego Milito dan gol Palacio).


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel