Fakta tentang Bakuchiol, Senyawa Aktif yang Mulai Jadi Favorit Produsen Skincare

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Produk perawatan kulit makin beragam. Produsen skincare berlomba-lomba menghadirkan banyak varian demi memenuhi kebutuhan pelanggan. Bahan aktif yang selama ini awam didengar orang, mulai sering terdengar, termasuk dengan bakuchiol.

Bakuchiol dianggap sebagai alternatif penggunaan retinol. Pasalnya, senyawa aktif yang sering diandalkan untuk menjawa kelembapan dan kekenyalan kulit itu tak selalu cocok untuk semua kulit lantaran cukup keras.

Bakuchiol disebut-sebut dapat digunakan sebagai alternatif retinol yang aman untuk kulit serta tidak menyebabkan kemerahan pada kulit. Bakuchiol kerap dijadikan sebagai bahan campuran dalam skincare karena manfaatnya yang sangat banyak. Berikut beberapa fakta tentang bakuchiol yang telah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber.

1. Terbuat dari Bahan Alami

Bakuchiol adalah bahan perawatan kulit vegan yang ditemukan di daun dan biji tanaman Psoralea corylifolia. Awalnya, bakuchiol banyak digunakan dalam teknik pengobatan tradisional di Cina dan India. Bahan ini digunakan untuk menyembuhkan kulit karena kandungan antiradang dan antibakteri di dalamnya.

2. Penelitian Seputar Bakuchiol Masih Terbatas

Meskipun bakuchiol terbuat dari bahan alami yang dianggap aman untuk semua jenis kulit, perlu diketahui bahwa penelitian ilmiah yang mengulas bakuchiol masih sangat terbatas. Hingga saat ini, belum ada hasil penelitian yang membuktikan efek samping penggunaan bakuchiol pada kulit.

Para ahli mengingatkan bahwa penggunaan bakuchiol tetap harus dilakukan dengan hati-hati. Efek samping mungkin timbul setelah penggunaan untuk pertama kalinya meskipun Anda tidak memiliki riwayat alergi.

3. Cocok untuk Semua Jenis Kulit

Bakuchiol terbukti memiliki banyak manfaat untuk kulit, salah satunya aman digunakan untuk berbagai jenis kulit, yakni kulit berminyak, kulit kering, maupun kulit sensitif. Selain itu, manfaat bakuchiol yang paling populer di kalangan masyarakat adalah dapat membantu mengencangkan garis halus dan kerutan.

Bakuchiol bekerja untuk meningkatkan pergantian sel kulit. Artinya, sel-sel kulit yang tua, kering, dan berubah warna akan digantikan dengan sel kulit yang lebih segar. Masalah jerawat pun dapat diatasi dengan bakuchiol bahkan dicegah untuk datang kembali.

4. Tidak Disarankan untuk Ibu Hamil

Bakuchiol Skinpair, serum yang dapat membantu merawat kulit ibu hamil, menyusui, dan remaja.
Bakuchiol Skinpair, serum yang dapat membantu merawat kulit ibu hamil, menyusui, dan remaja.

Beberapa sumber menunjukkan bahwa ibu hamil aman dalam menggunakan bakuchiol. Argumennya didasarkan pada adanya perbedaan struktur kimiawi yang cukup besar antara bakuchiol dan retinol yang merupakan nama lain dari vitamin A.

Namun, belum cukup data keamanan yang mendukung pernyataan tersebut. Maka itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kondisi kesehatan dan kehamilan kepada dokter sebelum memutuskan untuk menggunakan bakuchiol.

5. Dapat Digunakan di Pagi Hari

Penggunaan retinol memiliki risiko efek samping, yaitu iritasi seperti kulit kering, terasa ditarik, mengelupas hingga kemerahan. Oleh karena itu, penggunaan retinol tidak boleh digunakan pada pagi hari apabila memiliki kulit yang sensitif.

Namun, bakuchiol tidak memiliki efek sensitivitas pada kulit. Dengan begitu, produk dapat digunakan pada pagi hari sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit tanpa harus mengkhawatirkan kerusakan kulit akibat terpapar sinar matahari. (Dinda Rizky Amalia Siregar)

5 Khasiat Madu untuk Perawatan Kecantikan

Infografis 5 Khasiat Madu untuk Perawatan Kecantikan. (Liputan6.com/Lois Wilhelmina)
Infografis 5 Khasiat Madu untuk Perawatan Kecantikan. (Liputan6.com/Lois Wilhelmina)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel