Fakta Tragis Liverpool Usai Dihancurkan Manchester City

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVALiverpool tak berdaya menghadapi Manchester City di Anfield dalam laga lanjutan Premier League, Senin dini hari WIB, 8 Februari 2020. The Reds dihancurkan ManCity 1-4.

Liverpool sejatinya berhasil menahan gempuran ManCity di babak pertama. Namun, di babak kedua pertahanan mereka runtuh juga dan kebobolan eempat gol.

Ilkay Guendogan mencetak gol pertama pada menit ke-49. Liverpool berhasil menyamakan kedudukan 14 menit kemudian dengan penalti Mohamed Salah.

Tragis, Alisson Becker melakukan dua kesalahan fatal. City berbalik unggul 3-1 lewat gol kedua Guendogan dan Raheem Sterling. Phil Foden menutup pesta gol 4-1 City di Anfield yang mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen.

Kekalahan ini melahirkan sejumlah fakta mengenaskan bagi Liverpool. Pasukan Juergen Klopp tercatat sebagai juara bertahan terburuk dalam sejarah Premier League. Kok bisa? Berikut rangkumannya dilansir Opta:

1. Liverpool menjadi juara bertahan pertama setelah Chelsea pada Maret 1956, yang mengalami tiga kekalahan kandang beruntun. Tragis.

2. Liverpool benar-benar berbeda musim ini. Buktinya mereka cuma mengumumpulkan 40 poin dari 23 pertandingan. Raihan itu 27 poin lebih sedikit dari musim lalu (67). Penurunan ini menjadi yang terbesar oleh juara bertahan dalam sejarah.

3. Liverpool hanya bisa menang 2 kali dalam 9 laga terakhirnya di Premier League (seri 3 kalah 4).

4. Liverpool cuma menang sekali dalam 7 laga terakhirnya melawan City di semua kompetisi (seri 3 kalah 3).

5. Catatan 19 laga kandang melawan City tanpa kalah akhirnya sirna. (M13, S6, K1).