Faktor Cuaca Diduga Penyebab Pesawat Rimbun Air Tabrak Bukit di Papua

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Petugas gabungan telah menemukan Pesawat Rimbun Air yang sebelumnya dikabarkan hilang kontak di Papua. Pesawat PK-OTW yang mengangkut bahan bangunan dan sembako itu lost contact pada Rabu (15/9/2021) sekitar pukul 07.37 WIT.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Mustof Kamal mengatakan, Pesawat Rimbun Air ditemukan di Bukit Kampung Bilogai Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada pukul 11.00 WIT.

"Pukul 11.00 WIT anggota menerima laporan dari masyarakat bahwa telah menemukan pesawat Rimbun Air PK-OTW di Kampung Bilogai Distrik Sugapa di Ketinggian 2.400 m, koordinat 7219979585751," kata Kamal dalam keterangannya, Rabu.

"Pukul 12.30 WIT, mendapat laporan tersebut, Tim Gabungan TNI-Polri dan Pemuda gereja langsung menuju ke TKP guna melakukan evakuasi para korban," sambungnya.

Kamal menjelaskan, pada saat kejadian tersebut cuaca kurang baik atau kurang mendukung. Pesawat diduga menabrak bukit saat akan mendarat.

"Pada saat kejadian cuaca memang kurang mendukung jadi diperkirakan pesawat akan landing namun landasan tidak terlihat jelas, karena jatuhnya pesawat ini tidak terlalu jauh dengan Bandara," jelasnya.

Dugaan pesawat kecelakaan saat hendak mendarat terlihat dari jarak lokasi jatuhn dengan bandara yang hanya 800 meter dan dapat ditempuh dengan menggunakan sepeda motor.

"Dari Lokasi Bandara dengan jatuhnya pesawat sendiri itu 800 m dan dapat ditempuh menggunakan sepeda motor, kemudian harus berjalan kaki menuju perbukitan untuk sampai di titik jatuhnya pesawat," sebutnya.

Tim Evakuasi Menuju ke Lokasi

Saat ini, petugas gabungan sedang menuju ke lokasi jatuhnya pesawat untuk mengetahui kondisi tiga awaknya, yakni Mirza (Pilot), Fajar (Copil) dan Iswahyudi (Enginering).

"Saat ini tim gabungan TNI-Polri bersama pemuda gereja sedang melakukan evakuasi. Kondisi secara real baik pesawat maupun kru pesawat, kita masih menunggu tim sampai di TKP," ungkapnya.

"Karena jatuhnya pesawat terjadi di perbukitan sehingga tim gabungan saat ini sedang menuju ke lokasi evakuasi, mudah-mudahan 2 sampai 3 jam ke depan sudah tiba di lokasi dan segera melakukan evakuasi, kru pilot dan juga barang-barang yang ada di dalamnya," tutupnya.

Sebelumnya, Pesawat Rimbun Air dengan nomor penerbangan PK OTW, dilaporkan hilang kontak dalam penerbangan Nabire-Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Rabu (15/9) pukul 07.37 WIT. Pesawat itu membawa bahan bangunan serta sembako.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Nasional (SAR) Timika, George Leo Mercy Randang mengatakan, hilangnya kontak pesawat tersebut dikarenakan diduga menabrak sebuah gunung.

"Indikasi jika lost contact, pesawat Rimbun diperkirakan menabrak gunung di sekitar Sugapa Intan Jaya," kata Mercy dalam keterangannya, Rabu (15/9).

Reporter: Nur Habibie

Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel