Faktor yang Memengaruhi Durasi Keluarnya Hasil Tes RT-PCR, Begini Prosesnya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Seiring berbagai pelonggaran yang dilakukan selama penerapan PPKM, perjalanan domestik pun kembali ramai. Perjalanan jarak jauh dengan moda transportasi udara menetapkan kewajiban tes RT-PCR sebagai syarat untuk setiap orang boleh melakukan perjalanan.

Seperti yang telah diketahui, tidak seperti tes antigen tes RT-PCR COVID-19 membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengetahui hasilnya. Tes antigen biasanya akan keluar hasilnya cukup dengan menunggu tidak lebih dari 2 jam.

Sementara itu, durasi keluarnya hasil tes RT-PCR bisa memakan waktu 1x24 jam. Hal ini tidak terlepas dari proses dan berbagai faktor yang memengaruhinya. Sehingga tes RT-PCR membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengetahui hasilnya. Namun, hal ini tentunya sejalan dengan hasilnya uang membuat metoden tes menjadi tes yang paling sensitif terhadap virus COVID-19.

Berikut Liputan6.com rangkum dari covid19.go.id, Minggu (31/10/2021) tentang faktor yang memengaruhi durasi keluarnya hasil tes RT-PCR.

Proses Keluarnya Hasil RT-PCR

Petugas kesehatan mengambil sampel lendir saat tes usap (swab test) PCR di Jakarta, Senin (25/10/2021). Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengarahkan untuk menurunkan harga tes PCR menjadi Rp300 ribu dan masa berlaku pemeriksaan diperpanjang 3x24 jam.  (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Petugas kesehatan mengambil sampel lendir saat tes usap (swab test) PCR di Jakarta, Senin (25/10/2021). Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengarahkan untuk menurunkan harga tes PCR menjadi Rp300 ribu dan masa berlaku pemeriksaan diperpanjang 3x24 jam. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Dilansir dari covid.19.go.id, keluarnya hasil tes RT-PCR memang membutuhkan proses yang cukup panjang. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan, durasi keluarnya hasil tes adalah dalam waktu 1x24 jam yang mengacu SE Satgas No. 21 Tahun 2021 beserta Addendumnya.

Wiku juga menjelaskan, durasi keluarnya hasil tes RT-PCR ini membutuhkan beberapa proses. Proses keluarnya hasil RT-PCR tersebut di antaranya adalah:

- Pengambilan sampel

- Distribusi ke laboratorium

- Tahapan ekstraksi dan perbanyakan materi genetik

- Mengetahui CT Value

Hal ini dijelaskan oleh Wiku saat menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers di Graha BNPB, Kamis (28/10/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Faktor yang Memengaruhi Durasi Keluarnya Hasil Tes RT-PCR

Petugas kesehatan melakukan swab test PCR pada personel polisi di Laboratoriun GSI Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (18/8/2021). Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan resmi menetapkan tarif tertinggi pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Petugas kesehatan melakukan swab test PCR pada personel polisi di Laboratoriun GSI Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (18/8/2021). Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan resmi menetapkan tarif tertinggi pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Selain proses yang panjang, ada beberapa faktor lainnya yang memengaruhi durasi keluarnya hasil diagnostik. Beberapa faktor yang memengaruhi durasi keluarnya hasil RT-PCR tersebut adalah:

- Proses pengambilan sampel

- Antrian orang yang melakukan tes

Kedua faktor inilah yang akan memengaruhi apakah hasil tes akan keluar lebih cepat atau bisa lebih lama. Oleh karena itu, penggunaan tes RT-PCR sebagai syarat perjalanan ini perlu diperhatikan oleh masyarakat dalam beraktivitas. Pasalnya, aturan mobilitas yang ditetapkan adalah bentuk upaya Pemerintah agar masyarakat tetap berhati-hati beraktivitas produktif di tengah pandemi COVID-19.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel