Fantastis, Transaksi Penjualan Senpi ke KKB Papua Capai Rp1,3 Miliar

·Bacaan 1 menit

VIVASatgas Nemangkawi menangkap Ratius Murib alias Neson Murib yang diduga merupakan jaringan penjual senjata api (senpi) dan amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Puncak Jaya, Papua.

Yang membuat fantastis, Neson Murib sudah melakukan sejumlah transaksi jual beli senpi beserta amunisinya mencapai miliaran rupiah.

"Total yang dikirim dan diterima Rp1.393.100.000," ujar Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudusy dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 16 Juni 2021.

Neson Murib diamankan ketika sedang transit di Bandara Mulia Kabupaten Puncak Jaya oleh anggota KP3 Bandara Mulia Polres Puncak Jaya. Ketika itu, ia ingin menuju Kabupaten Timika.

Saat ditangkap, Neson kedapatakan membawa uang sebanyak Rp370 juta. Menurut Iqbal, diduga dana tersebut untuk membeli senjata api dari seseorang.

Selain uang tunai senilai ratusan juta rupiah, Satgas Penegakan Hukum Operasi Nemangkawi menyita beberapa barang bukti milik Neson Murib berupa buku catatan penolakan otonomi khusus dan aksi penembakan di Kabupaten Puncak, buku agenda bantuan uang tunai, dan buku catatan pengeluaran-pemasukan dana bantuan dari simpatisan TPNPB.

Tak hanya itu, polisi juga menemukan beberapa buku tabungan atas nama Ratius Murib dan beberapa telepon genggam, serta belasan kertas resi bukti transfer ke pihak-pihak yang diduga sebagai jaringan penjual senpi.

Iqbal menegaskan, sampai saat ini, jajaran aparat penegak hukum masih terus melakukan pendalaman terhadap jaringan penjual senpi dan amunisi tersebut.

"Tim masih akan terus menggali informasi sumber dana serta aktivitas pengiriman uang untuk membeli senjata dan amunisi dari terduga Neson Murib," kata Iqbal.

Baca juga: Satgas Nemangkawi Tangkap Neson Murin, Penjual Senpi ke Teroris KKB

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel