Fathanah Pernah Main ke Apartemen Vitalia Sesha

TEMPO.CO, Jakarta - Satu persatu pertanyaan publik soal hubungan fotomodel majalah syuur Vitalia Sesha dengan Ahmad Fathanah, tersangka kasus suap impor daging sapi mulai terjawab. Dalam wawancara di rubrik Ruang Kita di TV One, Vitalia membantah dirinya punya hubungan khusus dengan Fathanah, teman dekat Lutfi Hasan, mantan presiden Partai Keadilan Sejahtera yang juga tersangkut kasus yang sama.

Meski hanya teman dekat biasa , menurut Vitalia, Ahmad Fathanah pernah berkunjung ke apartemennya.  Namun, "Saya tidak pernah bertemu berduaan. Kalau bertemu selalu bersama dengan teman-teman," ujar Vitalia Sesha dalam wawancara Rabu, 8 Mei 2013.

Saat ditanya apakah Fathanah pernah masuk ke kamar apartemennya. Vitalia menegaskan, "Kami bertemu di bawah (lobby apartemen)," katanya lagi.

Vitalia Dia mengenal Fathanah sebagai sosok lelaki yang baik. "Dia (Fathanah) itu seperti malaikat," kata Vitalia mengenang kebaikan Fathanah

Vitalia menjadi pembacaraan publik sejak KPK mengendus hubungan Vitalia dengan Fathanah. Penyidik sudah dua kali memeriksa Vitalia. Namun, tak banyak yang mengetahui profil perempuan ini. Pada Februari 2013, pose seksi Vitalia di atas kasur muncul di majalah Popular. Lengkap dengan artikel berjudul "Vitalia Shesya, Why Are You So Sexy?" Setelah itu, Vitalia juga terpampang di majalah Male edisi 26, 26 April-2 Mei 2013.

Orang-orang pun memburu informasi Sesha di jejaring sosial semacam Twitter dan Google. Video Vitalia Sesha banyak bertebaran di YouTube Di Twitter ada akun @vitaliashesya dan @vitaliasesha. Namun, diragukan si pemilik akun adalah Vitalia Sesha yang asli. Simak kasus yang melibatkan Vitalia Sesha, Ahmad Fathanah, dan petinggi PKS.

TVONE | BS

Baca juga

Vitalia Sesha: Dia (Fathanah) Itu Seperti Malaikat,

Vitalia Sesha Paling Dicari di Google

Akun Vitalia Sesha Pamer Foto di Twitter

Siapa Vitalia Shesya, Teman Dekat Ahmad Fathanah?

Nilai Duit Vitalia Shesya dari Fathanah

Vitalia Shesya Terima Jam Tangan dari Fathanah

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.