Fatin Menang X-Factor Ramai di Twitter

TEMPO.CO, Jakarta -Fatin Shidqia Lubis, pelajar berusia 16 tahun asal Jakarta menjadi juara pertama di ajang X Factor Indonesia. Ia mengalahkan Novita Dewi Marpaung. Setelah enam bulan menjalani proses penyaringan hingga masuk babak 13 besar, Fatin meraih voting SMS tertinggi.

Ia mengungguli Novita di pertarungan Result Show Grand Final X Factor Indonesia, Sabtu 25 Mei 2013 dinihari yang tayang langsung di RCTI dari JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat. Berbagai komentar dan ekspresi terlihat di dunia maya yang menjadi medan utama ajang pertarungan para kontestan X Factor ini.

Ada yang memuji penampilan gadis berkerudung ini dibanding kontestan lain. Seperti yang ditulis oleh akun @ken60all, pada 25 Mei 2013 dini hari, "Ooo, Fatin juara X Factor Ind. selamat deh. Fatin memang lebih bagus dr semua penyanyi cafe di ajang itu."

Ada pula yang menyayangkan kemenangan Fatin. Akun @Rei_chacha menulis, "Iihhhh....kenapa jd fatin yg menang... Odong deh... Novita kualitasna lbh oke kaliiii... Fatin mah gt2 aja..membosankan dy #gabanget!!."

Akun lain @novanopp menulis, "G pantas (Fatin menang)..kwalitas'a jelas jauh berbeda dgn novita dewi."

Ada pula yang memberikan nasihat untuk sang juara. Pemilik akun @herdi4 menasehati, "@FatinSL selamat ya fatin bisa juara di x factor dan ingat jngan sombong hormat sama orang tua dan teman-teman fatin yg sdah dukung."

Akun@deiaa_deioo pun terlihat mendukung Fathin walau dengan terlihat sedikit memaksa. "Ya gpp lah Fatin menang,kalo g ada X Factor mana bs dia famous. Kalo Novita sih sdh dari dulu dia kualitas juara."

Fatin sebagai juara pertama berhak mendapat uang senilai 125 juta dan satu mobil. Novita Dewi menempati juara kedua dan NuDimension menduduki juara ketiga.

MITRA TARIGAN

Terhangat:

Kisruh Kartu Jakarta Sehat | Menkeu Baru | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah

Berita Terpopuler

Darin Mumtazah Pernah Nunggak Bayar Sekolah

Pasang CCTV, Malah Lihat Pacarnya Berselingkuh

Jokowi: Rumah Dinas Lurah dan Camat Akan Dicabut 

7 Mitos Stroke  

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.