Fauma Defril tertangguh di nomor dasa lomba untuk sabet emas

·Bacaan 2 menit

Atlet Sumatera Barat Fauma Defril Jumra menjadi yang tertangguh di nomor dasa lomba putra cabang olahraga atletik Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dan merebut medali emas.

Berlomba selama dua hari pada Rabu (6/10) dan Kamis di GOR Mimika Sport Complex, Mimika, Papua, Fauma mengumpulkan total 6.788 poin dari 10 nomor perlombaan yang harus dituntaskan.

Sementara atlet Kalimantan Timur Gayus Sibuang Mang meraih medali perak dengan membukukan 6.264 poin dan medali perunggu diamankan atlet Lampung Afif Setiawan dengan 6.161 poin.

Ditemui usai perlombaan, Fauma mengaku puas atas capaian medali emas di nomor dasa lomba, terlebih ini merupakan PON pertamanya.

Meski sempat kurang maksimal di beberapa nomor, hal itu tidak membuatnya patah semangat. Fauma terus berusaha memperbaiki tekniknya agar bisa tampil lebih maksimal.

"Target saya cuma emas di PON ini. Kata pelatih saya fokus saja ke depannya, fokus saja di teknik-teknik yang diperbaiki," kata Fauma yang mempersembahkan medali emas PON Papua untuk istri dan anaknya yang masih berusia dua tahun.

Pada hari pertama, Fauma berhasil mengumpulkan 3.602 poin melalui lima nomor perlombaan, masing-masing pada nomor lari 100 meter memperoleh 825 poin usai menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 11,16 detik.

Di nomor lompat jauh, pria 23 tahun itu mendapat tambahan 700 poin setelah menempati peringkat empat dengan lompatan sejauh 6,51 meter. Sementara di nomor tolak peluru berada dii urutan kedua dengan lemparan sejauh 12,24 meter yang membawanya memperoleh tambahan 621 poin.

Dari nomor loncat tinggi, pria kelahiran 24 September 1998 itu mendulang 653 poin usai mencatatkan loncatan setinggi 1,83 meter. Selanjutnya dari nomor lari 400 meter, Fauma menambah 803 poin setelah finis pertama dengan waktu 50,25 detik.

Pada perlombaan hari kedua, Fauma kembali menjadi yang tercepat untuk nomor lari 110 meter gawang dan berhak memperoleh tambahan 830 poin.

Namun, ketika berlomba di nomor lempar cakram, pria asal Kabupaten Pasaman hanya menempati peringkat keenam dengan lemparan 29,89 meter dan memperoleh 462 poin.

Selanjutnya, Fauma menambah 645 poin di nomor loncat galah berkat hasil loncatan setinggi 4,1 meter yang menempatkannya di peringkat kedua. Sedangkan dari lomba lempar lembing, lagi-lagi Fauma menjadi yang terbaik dengan lemparan sejauh 56,68 meter untuk mengemas 688 poin.

Keperkasaan Fauma kembali diperlihatkan di perlombaan pamungkas lari 1.500 meter dengan finis tercepat sehingga memperoleh tambahan 561 poin sekaligus memastikannya merebut medali emas.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel