Fauna adalah Hewan dan Kehidupannya, Ketahui Persebarannya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Fauna adalah istilah yang digunakan untuk menyebut hewan dan kehidupannya. Definisi fauna telah berkembang dan berubah selama bertahun-tahun. Fauna adalah istilah yang sering berdampingan dengan flora di mana keduanya membentuk suatu keanekaragaman hayati.

Flora dan fauna adalah istilah yang diciptakan oleh ahli biologi untuk merujuk pada kumpulan tumbuhan dan hewan yang ditentukan di lokasi geografis tertentu. Fauna adalah istilah yang mengacu pada semua kehidupan hewan dalam suatu wilayah, periode waktu tertentu, atau keduanya.

Fauna adalah sebutan yang biasanya mendeskripsikan organisme apa pun di domain Archaea dan Bakteri, ditambah kerajaan Animalia. Mempelajari flora dan fauna adalah poin penting mengenali keanekaragaman hayati. Berikut pengertian tentang fauna dan persebarannya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (23/5/2021).

Asal usul istilah fauna

Ilustrasi hewan kerbau. (Photo by ray rui on Unsplash)
Ilustrasi hewan kerbau. (Photo by ray rui on Unsplash)

Dalam bahasa Latin, Fauna berasal dari tiga sumber berbeda. Pertama, fauna berasal dari nama Fauna, dewi Romawi bumi dan kesuburan. Kedua, fauna berasal dari nama dewa Romawi, Faunus. Ketiga, fauna berasal dari kata faun, yang dikenal sebagai roh hutan.

Fauna pertama kali digunakan sebagai istilah biologis oleh naturalis Carl Linnaeus, sebagai istilah yang menggambarkan hewan di suatu wilayah.

Pengertian fauna

Ilustrasi hewan rusa (AFP)
Ilustrasi hewan rusa (AFP)

Fauna adalah istilah umum untuk daftar spesies hewan yang hidup di wilayah tertentu. Fauna dapat merujuk pada kumpulan hewan prasejarah, seperti yang mungkin disimpulkan dari catatan fosil, atau kumpulan spesies modern yang hidup di suatu wilayah.

Ahli zoologi dan paleontologi menggunakan fauna untuk merujuk pada koleksi khas hewan yang ditemukan di waktu atau tempat tertentu. Jenis fauna yang dapat ditemukan di wilayah tertentu ditentukan oleh faktor-faktor seperti kehidupan tumbuhan, lingkungan fisik, penghalang topografi, dan sejarah evolusi.

Persebaran fauna di dunia

Ilustrasi Hewan Kebun Binatang (Foto: mirkosajkov/pixabay.com)
Ilustrasi Hewan Kebun Binatang (Foto: mirkosajkov/pixabay.com)

Fauna dibagi berdasarkan wilayah persebarannya. Alfred Russel Wallace mengelompokkan persebaran fauna di dunia menjadi 6 wilayah, yaitu:

Zona Australis

Wilayah ini mencakup kawasan Australia, Selandia baru, Papua, Maluku, dan pulau-pulau sekitarnya. Beberapa hewan khas wilayah ini adalah kanguru, kiwi, koala, platipus, terdapat juga beberapa jenis burung yang khas wilayah ini seperti burung cendrawasih, kasuari, kakatua, dan kelompok reptil antara lain buaya, kura-kura, ular piton.

Zona Ethiopian

Wilayah Zona Ethiopian meliputi benua Afrika dari sebelah selatan Gurun Sahara, Madagaskar, dan Asia Barat. Hewan yang khas daerah ini adalah gajah afrika, badak afrika, gorila, babon, simpanse, jerapah, mamalia padang rumput seperti zebra, antilope, kijang, singa, dan mamalia pemakan serangga yaitu trenggiling.

Persebaran fauna di dunia

Ilustrasi  hewan kura-kura. (Photo by Benjamin Wong on Unsplash)
Ilustrasi hewan kura-kura. (Photo by Benjamin Wong on Unsplash)

Zona Neartik

Wilayah persebaran Zona Neartik meliputi kawasan Amerika Serikat, Amerika Utara dekat Kutub Utara, dan Greenland. Hewan khas daerah ini adalah kalkun liar, tikus berkantung, bison, muskox, caribou, domba gunung. Di daerah ini juga terdapat beberapa jenis hewan yang ada di wilayah Paleartik seperti kelinci, kelelawar, anjing, kucing, dan bajing.

Zona Neotropik

Wilayah Zona Neotropik meliputi kawasan Amerika Selatan, dan sebagian besar Meksiko. Hewan endemik di zona ini meliputi ikan piranha dan belut listrik di sungai Amazon, ilama di padang pasir Atacama, tapir, dan kera hidung merah. Neotropikal sangat terkenal sebagai wilayah fauna vertebrata karena jenisnya yang sangat beragam dan spesifik seperti beberapa jenis monyet, trenggiling, beberapa jenis reptil seperti buaya, ular, kadal, beberapa spesies burung dan ada sejenis kelelawar penghisap darah.

Persebaran fauna di dunia

Ilustrasi Singa dan Harimau (Image by Gerhard G. from Pixabay)
Ilustrasi Singa dan Harimau (Image by Gerhard G. from Pixabay)

Zona Asiatis

Fauna Zona Asiatis tersebar di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan. Fauna Indonesia yang masuk di wilayah ini hanya di Indonesia bagian barat. Hewan yang khas ini adalah harimau, orang utan, gibon, rusa, banteng, dan badak bercula satu. Hewan lainnya adalah badak bercula dua, gajah, beruang, antilope, berbagai jenis reptil, dan ikan. Adanya jenis hewan yang hampir sama dengan wilayah Ethiopian antara lain kucing, anjing, monyet, gajah, badak, dan harimau.

Zona Paleartik

Wilayah Zona Paleartik sangat luas meliputi hampir seluruh benua Eropa, Rusia, daerah sekitar kutub utara sampai pegunungan Himalaya, kepulauan Inggris di Eropa Barat sampai Jepang, Selat Bering di pantai Pasifik dan benua Afrika paling utara. Beberapa jenis fauna paleartik yang tetap bertahan di lingkungan aslinya yaitu, unta di afrika utara, binatang kutub seperti rusa, kucing kutub, beruang kutub. Binatang yang berasal dari wilayah ini antara lain, kelinci, berbagai spesies anjing, kelelawar, bajing dan kijang telah menyebar ke wilayah lain.

Persebaran fauna di Indonesia

Guide taman nasional berinteraksi dengan seekor komodo di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, NTT, Minggu (14/10). Pulau Rinca  yang merupakan zona inti Taman Nasional Komodo. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Guide taman nasional berinteraksi dengan seekor komodo di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, NTT, Minggu (14/10). Pulau Rinca yang merupakan zona inti Taman Nasional Komodo. (Merdeka.com/Arie Basuki)

Di Indonesia, persebarang fauna dibagi menjadi tiga zona. Ini meliputi zona Asiatis, Australis, dan peralihan. Berikut penjelasannya:

Tipe Asiatis

Kelompok fauna Asiatis tersebar di wilayah Indonesia bagian barat yang meliputi pulau Sumatra, Jawa, Bali, dan Kalimantan. Contoh fauna Asiatis adalah mamalia, terdiri atas gajah, badak bercula satu, tapir, rusa, banteng, kerbau, monyet, orang utan, macan, tikus, bajing,beruang, kijang, ajag, kelelawar, landak, babi hutan, kancil,dan kukang. Reptil, terdiri atas; buaya, kura-kura, kadal, ular, tokek, biawak,bunglon, dan trenggiling. Burung, terdiri atas; burung hantu, elang, jalak, merak, kutilang,berbagai macam unggas, dan lain-lain; Berbagai macam serangga, berbagai macam ikan air tawar, dan pesut.

Tipe Australis

Fauna Tipe Australis merupakan hewan yang berada di wilayah fauna tanah sahul atau kelompok hewan Australia. Di Indonesia, fauna ini terdapat di Papua dan beberapa pulau kecil di sekitarnya.

Contoh fauna Australis di Indonesia termasuk mamalia, terdiri atas kanguru, walaby, beruang, nokdiak, oposum layang, kuskus, kanguru pohon, kelelawar; reptilia, terdiri atas buaya, biawak, ular, kadal, kura-kura; amphibia, terdiri atas katak pohon, katak terbang,katak air; burung, terdiri atas: nuri, raja udang, cendrawasih,kasuari, namudur; berbagai jenis ikan, terdiri dari ikan arwana dan berbagai jenis ikan air tawar.

Tipe peralihan

Fauna tipe peralihan merupakan jenis fauna yang berada di antara wilayah Asiatis dan Australis. Fauna ini ersebar di pulau Sulawesi, Timor, kepulauan Maluku ,NTB, dan NTT.

Contoh dari fauna peralihan adalah mamalia, terdiri atas anoa, babi rusa, ikan duyung,kuskus, monyet hitam, beruang, tarsius, monyet seba, kuda, sapi, banteng; reptil, terdiri atas: biawak komodo, kura-kura,buaya, ular, soa-soa; amphibia, terdiri atas katak pohon, katak terbang dan katak air; berbagai macam burung, antara lain burung dewata,maleo, mandar, raja udang, burung pemakan lebah, rangkong, kakatua, nuri, merpati, angsa.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel