Fauzi Bowo Tetap Unggul di Kepulauan Seribu  

TEMPO.CO, Jakarta - Tidak ada pemenang baru di wilayah Kepulauan Seribu. Sama seperti putaran pertama, kepulauan di utara Jakarta itu tetap memenangkan pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli. Pasangan itu menang di kedua kecamatan kepulauan itu.

"Fauzi Bowo tetap menang di sini," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Kepulauan Seribu, Mohammad Sidik, ketika dihubungi Tempo pada Kamis 20 September 2012.

Menurut Sidik, total suara di tiga kelurahan di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara untuk kubu pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi mencapai 5.328 suara. Sedangkan total suara untuk Joko Widodo-Basuki Purnama di Kepulauan Seribu Utara hanya berjumlah 1.895 suara.

Pada Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, suara untuk calon inkumben mencapai 3.475 suara, dan untuk penantangnya, hanya berjumlah 1.271 suara. "Sehingga, di Kepulauan Seribu, total suara untuk Fauzi Bowo mencapai 8.803, sedangkan Joko Widodo mendapat 3.166 suara," kata Sidik.

Ia menduga, jumlah suara untuk Foke cukup banyak karena mesin Partai Golkar yang mendukung pasangan nomor urut satu itu berjalan cukup baik. Sidik belum menghitung jumlah pasti yang tidak ikut memilih, namun, menurutnya, terdapat sekitar 30 persen warga Kepulauan Seribu yang tidak ikut serta. Kepulauan Seribu memiliki 43 tempat pemungutan suara. Ada 16.367 daftar pemilih tetap yang terdaftar di kepulauan yang memiliki enam kelurahan itu.

MITRA TARIGAN

 

 

 

Terpopuler:

 

 

 

Korban Kebakaran Tak Akan Coblos Calon Lain

Tiba di Bandara, Jokowi Sambangi Sopir Taksi

Penyebar Selebaran Isu SARA Jadi Tersangka

Kesalahan Bailout Century versi Jusuf Kalla

Guru Laporkan Dinas Pendidikan Jakarta ke Panwaslu

Jokowi: Tidak Ada Skenario Kalah

Amien Rais Dukung Fauzi sebagai Sahabat

Kisah Reuni Kim Jong-un dan Juru Masak

Hasil Lengkap Pertandingan Liga Champions

Istri Jokowi Kirim Doa dari Solo

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.