Fayakhun: Sita Mobil Mewah Berplat Nomor TNI

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi I DPR RI yang membidangi Pertahanan, Fayakhun Andriadi meminta Mabes TNI agar menyita mobil mewah merk `Porsche Cayenne Turbo` berplat nomor TNI demi menjaga martabat serta citra tentara.

"Sita mobil mewah berplat nomor TNI itu. Segera jangan sampai lepas. Karena ini benar-benar merusak citra dan martabat TNI," katanya kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Jakarta ini mengatakan hal itu menanggapi beroperasinya mobil `Porsche Cayenne Turbo` seharga sekitar Rp3 miliar dengan mengenakan plat nomor dinas TNI, padahal jenis mobil mewah seperti ini tidak termasuk dalam spesifikasi mobil dinas TNI.

Mobil `Porsche Cayenne Turbo` itu kedapatan sedang parkir di Bandara Soekarno-Hatta.

Berdasarkan data, jenis mobil SUV mewah berkapasitas di atas 4.000 cc ini, merupakan model terbaru yang mencapai harga Rp 3,85 miliar sebelum pajak.

Tidak diketahui pasti, apakah plat nomor itu asli atau palsu.

Markas Besar (Mabes) TNI melalui Kapuspen TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul, berjanji akan mendalami keberadaan mobil Porsche Cayenne Turbo ini.

Gagah-gagahan


Fayakhun Andriadi mengaku sangat gemas dengan perilaku oknum TNI yang gagah-gagahan memamerkan kemewahan di tengah situasi ekonomi rakyat masih sedan bergumul.

"Saya atasnama konstituen yang gemas dengan perilaku tersebut, menganggap perilaku gagah-gagahan ini benar-benar merendahkan citra TNI," ujarnya.

Padahal, demikian Fayakhun, sebagai anggota Komisi I DPR RI, pihaknya sangat hormat dan bangga terhadap TNI.

"Kelakuan orang gagah-gagahan tersebut perlu diberi pelajaran setimpal. Sita (mobil mewah) itu untuk negara. Berani berbuat, harus berani bertanggung jawab," tandas Fayakhun Andriadi, kandidat doktor politik Universitas Indonesia ini.(rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.