FEB UI gelar Santriprenuer Educamp

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) mengadakan Program Pengabdian kepada Masyarakat FEB UI 2022 (#pengmasgerakansosialfebui) dengan menggagas program gerakan sosial bertajuk "Santripreneur Educamp"

"Terobosan model pembelajaran kewirausahaan ini berkonsep perkemahan, pelatihan, dan pendampingan penumbuhan kewirausahaan para santri melalui budi daya lebah madu trigona," kata Ketua Tim Dosen FEB UI Dr. Rambat Lupiyoadi, di kampus UI Depok, Sabtu.

Bekerja sama dengan Pondok Dar El Furqon (DEF) Depok, kegiatan perkemahan di Kampus DEF Desa Pancawati, Kec. Cikreteg, Kab. Bogor. Setelah perkemahan dan pelatihan, kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan hingga akhir Agustus 2022.

Rambat mengatakan konsep educamp dalam program ini mengombinasikan kegiatan edukasi, baik dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor). Kegiatan indoor berupa pembelajaran terkait cara memahami kewirausahaan dan bisnis Islami; langkah-langkah menjadi wirausaha muda; peluang bisnis budi daya lebah dan teknologi perlebahan; serta motivasi dan karakter seorang wirausaha.

Adapun sesi outdoor berupa praktek budi daya yang mencakup penyiapan vegetasi sumber makanan lebah; penyiapan koloni lebah; perawatan koloni; pencegahan predator dan teknik panen madu; hingga pengemasan produk dan pemasarannya. Pada kegiatan ini, hadir pula Fasilitator Ahli Perlebahan FT UI, Dr. Muh. Sahlan; Pengusaha Madu, Akso Diana, Spt.; serta Pimpinan DEF, Dr. Refdeka Adrianto.

Selama kegiatan, peserta menginap di tenda; mengikuti rangkaian outing, seperti senam dan bermain game; dan trekking cinta alam di sekitar Desa Pancawati. Sebanyak 30 peserta dari berbagai pondok pesantren, seperti DEF, An Nur, Nurani, Darunnasihin, Daarul Ulum, Riyadul Mutaalimin, Al Ustmani, Ibnu Hajar dan ponpes Madinah Alhijrah, turut serta dalam kegiatan tersebut.

Kementerian Agama mencatat pada 2016 ada 4.290.626 santri yang tersebar di 28.194 pesantren di tanah air. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan kualitas SDM santri dan lembaga pendidikan masyarakat, seperti pondok pesantren, merupakan bagian dari Sustainable Development Goals (SDGs) yang diusung dunia.