The Fed longgarkan aturan perbankan demi buyback dan pembayaran dividen

·Bacaan 1 menit

Washington (AFP) - Federal Reserve pada Jumat melonggarkan aturan terhadap bank-bank besar AS yang dimaksudkan demi melindungi sistem keuangan selama pandemi Covid-19 sehingga pembelian kembali atau buyback saham dan dividen bisa dilanjutkan dalam keadaan-keadaan tertentu.

Bank sentral AS tersebut tahun ini telah memerintahkan 34 bank besar AS agar menangguhkan pembelian kembali saham pada dua triwulan terakhir tahun 2020 dan membatasi pembayaran dividen.

Namun Jumat, Fed mengubah aturannya itu dengan menyatakan untuk periode Januari-Maret tahun depan, "baik dividen maupun pembelian kembali saham akan dibatasi pada jumlah yang didasarkan kepada pendapatan selama satu tahun terakhir."

Perusahaan-perusahaan yang tidak memperoleh pendapatan tidak akan bisa membayar dividen atau melakukan pembelian kembali saham, kata bank sentral AS itu.

Tak lama setelah pengumuman tersebut, JPMorgan Chase mengatakan akan membeli kembali saham senilai 30 miliar dolar AS mulai triwulan pertama.

The Fed juga merilis hasil uji ketahanan bank keduanya tahun ini yang menyimpulkan lembaga-lembaga keuangan "umumnya memiliki tingkat modal yang kuat" bahkan ketika lembaga-lembaga itu menghadapi outlook yang tidak menentu.

"Sistem perbankan telah menjadi sumber kekuatan selama satu tahun terakhir dan hasil ketahanan bank hari ini memastikan bank-bank besar bisa terus memberikan pinjaman kepada kalangan rumah tangga dan bisnis bahkan selama pembalikan di masa depan yang amat merugikan dalam perekonomian," kata Wakil Ketua Pengawas The Fed Randal K Kata Quarles.

The Fed biasanya melakukan sekali uji ketahanan bank dalam satu tahun, tetapi menambahkan uji yang kedua pada 2020 mengingat ada pandemi dan akibat masuknya Amerika Serikat ke dalam resesi.

Dt-cs/bgs