Fenomena Awan Mirip Payudara di Langit Michigan

TEMPO.CO, Michigan - Fenomena awan berbentuk aneh melanda Kota Michigan, Senin malam waktu setempat, 22 Juli 2013. Warga sampai panik sekaligus mempertanyakan apa penyebab fenomena ini. Mereka takut awan berbentuk bulat ini menjadi penanda cuaca buruk di kemudian hari.

"Ini adalah hal paling gila yang pernah saya saksikan di atas kepalaku,” kata Jason Asselin, seorang warga yang juga melihat kejadian ini. Seperti yang dilaporkan Dailymail, awan berwarna biru-oranye ini membentang di atas Iron Mountain pada pukul 08.00 malam waktu setempat. Warga yang melihat fenomena ini pun langsung mengunggah gambar awan tersebut ke media sosial. Mereka berharap menemukan jawaban atas penyebab fenomena tersebut.

Ahli meteorologi, Jeff Last, akhirnya dapat mengungkapkan misteri yang ramai diperbincangkan warga Michigan di Twitter ini. Jeff mengungkapkan, fenomena alam yang indah dipandang mata ini disebut Mammatus atau Mammatocumulus. Nama Mammatus berasal dari bahasa Latin yang artinya payudara, mengarah pada bentuk karakteristik awan yang terkadang mirip payudara.

Mammatus akan tampak bergumpal-gumpal dan mungkin buram atau tembus cahaya. Mammatus juga dapat menyebar ratusan kilometer dengan diameter satu hingga tiga kilometer dan panjang rata-rata 0,5 kilometer. Jangka waktunya dari 15 menit hingga beberapa jam. Fenomena ini terjadi akibat cuaca ekstrem yang sering dikaitkan dengan hujan badai yang disertai petir dan angin ribut.

DALYMAIL | ANINDYA LEGIA PUTRI

Topik Terhangat

Front Pembela Islam | Bisnis Yusuf Mansur | Aksi Chelsea di GBK | Daging Sapi Impor

Baca juga

Titik Api Meningkat, BNPB Kembali Tebar Bom Air

Gunung Merapi Dinyatakan Aktif Normal

Merapi Bergejolak, Pendaki Dilarang ke Puncak

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.